Peluang Sukses di Asuransi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Elly Afriani

Auditorium Utama, UINJKT Online — Sampai April 2007 perkembangan perasuransian di Indonesia berkembang pesat. Saat ini, tercatat 361 perusahaan yang menjalankan bidang ini. Baik sebagai perusahaan asuransi dan reasuransi, atau perusahaan penunjang asuransi. Hal ini memberikan gambaran bidang asuransi memberikan peluang untuk sukses secara finansial.

“Dengan profesonalisme yang tinggi, peluang kesuksesan anda di bidang asuransi pasti lebih besar,” jelas Vice President Director Himalaya Insurance Budi Hartono Purnomo dalam Seminar Nasional Peran Asuransi Sosial dalam Masyarakat dan Peluang Karir di Bidang Asuransi, di Auditorium Utama, Senin (23/3).

Profesonalisme yang dibutuhkan dalam bidang asuransi, tambahnya, bisa tercermin selain dari pendidikan juga sikap dan perilaku. Seorang profesional akan sangat memperhatikan pandangan orang lain, tidak merasa lebih hebat dari orang lain, dan tidak bersikap sok tahu.

“Seorang profesional tidak mungkin tahu segalanya, namun dia tahu ke mana dan pada siapa dapat diperoleh jawaban  yang benar dan lengkap,” imbuhnya.

Menurutnya, perasuransian akan terus berkembang, sebab semua orang sebenarnya membutuhkan asuransi. Baik dalam bentuk asuransi  jiwa, kesehatan ataupun asuransi pendidikan. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terserap hingga tahun 2003 mencapai 198.785 orang.*

 

Peluang Sukses di Asuransi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Elly Afriani

Auditorium Utama, UINJKT Online — Sampai April 2007 perkembangan perasuransian di Indonesia berkembang pesat. Saat ini, tercatat 361 perusahaan yang menjalankan bidang ini. Baik sebagai perusahaan asuransi dan reasuransi, atau perusahaan penunjang asuransi. Hal ini memberikan gambaran bidang asuransi memberikan peluang untuk sukses secara finansial.

“Dengan profesonalisme yang tinggi, peluang kesuksesan anda di bidang asuransi pasti lebih besar,” jelas Vice President Director Himalaya Insurance Budi Hartono Purnomo dalam Seminar Nasional Peran Asuransi Sosial dalam Masyarakat dan Peluang Karir di Bidang Asuransi, di Auditorium Utama, Senin (23/3).

Profesonalisme yang dibutuhkan dalam bidang asuransi, tambahnya, bisa tercermin selain dari pendidikan juga sikap dan perilaku. Seorang profesional akan sangat memperhatikan pandangan orang lain, tidak merasa lebih hebat dari orang lain, dan tidak bersikap sok tahu.

“Seorang profesional tidak mungkin tahu segalanya, namun dia tahu ke mana dan pada siapa dapat diperoleh jawaban  yang benar dan lengkap,” imbuhnya.

Menurutnya, perasuransian akan terus berkembang, sebab semua orang sebenarnya membutuhkan asuransi. Baik dalam bentuk asuransi  jiwa, kesehatan ataupun asuransi pendidikan. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terserap hingga tahun 2003 mencapai 198.785 orang.*