Sosialisasi UIN Jakarta di MA Pesantren Al-Ishlah Lamongan, Jawa Timur, Rabu (6/9/2017). (Foto: Hermanuddin)

Lamongan, BERITA UIN Online – Sejumlah pelajar SM/MA di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyatakan antusiasnya untuk kuliah di UIN Jakarta. Mereka berharap kelak setelah lulus dapat mendaftar dan diterima sebagai mahasiswa melalui beberapa jalur ujian masuk yang tersedia.

Harapan para pelajar tersebut terungkap saat UIN Jakarta menggelar acara sosialisasi dan promosi di beberapa sekolah di Kabupaten Lamongan pada 5-7 September 2017. Pada acara sosialisasi tersebut terdapat sedikitnya 12 sekolah negeri dan swasta tingkat SMA/MA yang dikunjungi. Sasaran utama adalah para pelajar kelas 12 yang pada tahun 2018 mendatang akan menghadapi masa akhir sekolah.

Sosilisasi UIN Jakarta dilakukan oleh tim khusus yang melibatkan unsur humas, akademik, dan bagian umum. Para petugas berbagi shift dan dibagi ke dalam dua tim. Tugas tim pertama mengunjungi sekolah MAN 1 Lamongan, SMAN 2 Lamongan, MAN Babat Lamongan, SMA Karang Asem, MA Pesantren Tarbiyatut Thalabah Kranji, dan SMA Pesantren Muhammadiyah di Paciran. Sedangkan tim kedua mengunjungi sekolah SMAN 1 Lamongan, SMAN 3 Lamongan, SMAN 1 Babat, MA Kareng Asem, MA Pesantren Mazra’atul Ulum, MA Pesantren Muhammadiyah di Paciran, dan MA Pesantren Al-Ishlah.

Berdasarkan pantauan BERITA UIN Online di lapangan, antusiasime para pelajar tampak misalnya saat sosialisasi di MA Pesantren Al-Ihslah dan SMAN 1 Lamongan. Pelajar tak hanya banyak bertanya soal peluang masuk UIN Jakarta tetapi juga beberapa program studi yang diminati. Bahkan mereka juga banyak bertanya soal biaya kuliah, beasiswa, serta fasilitas kampus yang tersedia, seperti asrama dan pelayanan akademik.

Hayatun Nufus, pelajar kelas 12 IPA MA Pesantren Al-Ishlah misalnya, di antaranya bertanya soal mekanisme pendaftaran dan kemungkinan peluangnya dapat diterima di UIN Jakarta. “Apakah siswa dari daerah dapat prioritas diterima?,” tanyanya.

Salah satu petugas, Evanaul Aprilla, saat menyampaikan presentasi di pesantren tersebut, Rabu (6/9/2017), mengatakan, peluang masuk UIN Jakarta sangat tergantung pada hasil seleksi. Pasalnya, selain sangat kompetitif penentuan calon mahasiswa baru sangat ditetukan pula oleh capaian nilainya.

“Jika nilai hasil ujiannya tinggi ya boleh jadi peluangnya pun besar,” ujarnya.

Pertanyaan lain dilontarkan Ahmad Firdaus, pelajar kelas 12 IPA dari sekolah yang sama. Ia menanyakan soal kemungkinan memperoleh beasiswa selama kuliah.

Menurut Evanauli, UIN Jakarta menyediakan berbagai beasiswa bagi para calon mahasiswa kurang mampu secara ekonomi namun berpesrasi. Beasiswa itu di antaranya dari Bidikmisi, internal kampus, dan beberapa sponsor lain.

“Prinsipnya beasiswa diberikan kepada para mahasiswa yang kurang mampu namun berprestasi secara akademik,” katanya. (ns)

 

Share This