Gedung SC, BERITA UIN Online— Pusat Ekonomi Kreatif (Pekraf) UIN Jakarta bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Produktifitas Indonesia (PPPI) menggelar seminar kewirausahaan dan sosialisasi sertifikat kompetensi bagi mahasiswa di Gedung Student Center (SC), Selasa (20/2/2018). Kegiatan diikuti ratusan mahasiswa UIN Jakarta yang terjun ke dunia wirausaha di sela-sela kuliahnya.

Kegiatan seminar dan sosialisasi yang dibuka Ketua Satuan Pemeriksa Internal (SPI) UIN Jakarta Dr Achmad Tjachja Nugraha SP MP menghadirkan tiga narasumber. Ketiganya, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Kementerian Tenaga Kerja Ir Sanggam Purba MM, Direktur PPI Ir Hj Hasnawiah Palanna, dan dosen sekaligus motivator Dr Ir Hj Hamsinah Baharuddin M.Sim.

Dalam pembukaannya, Tjahja mendorong mahasiswa untuk membangun keahlian yang bermanfaat setelah mereka selesai menamatkan pendidikan tinggi. Menurutnya, kecenderungan dunia profesi saat ini juga mempertimbangkan kompetensi, selain tingkat pendidikan yang dimiliki.

“Karena itu, kompetensi adalah sesuatu yang wajib dan kudu bagi setiap mahasiswa untuk dibangun sejak dini. Sebab kompetensi menjadi penentu paling penting berhasil atau tidaknya seseorang menapak bidang yang ditempuhnya,” paparnya.

Di tepi lain, Sanggam menambahkan, kompetensi yang harus dimiliki seseorang setidaknya memadukan tiga hal, yaitu keterampilan untuk melalukan bidang tertentu, pengetahuan yang memadai, dan sikap yang matang. “Jadi seseorang bisa disebut kompeten, jika ketiga unsure ini terpenuhi,” tandasnya.

Dijelaskan Sanggam, kompetensi kini juga harus dibuktikan oleh seseorang dengan kepemilikan sertifikat profesi oleh lembaga penjaminan profesi yang resmi dan independen. Di tingkat mahasiswa, sambungnya, sertifikat keahlian juga jadi keharusan saat mereka menamatkan pendidikan tinggi selain ijazah.

Ditemui BERITA UIN Online, Direktur Pekraf UIN Jakarta Rizaluddin Kurniawan M.Si mengatakan, seminar wirausaha digelar dengan tujuan mendorong para mahasiswa mempersiapkan kemandirian sejak di bangku kuliah. Sedang sosialisasi sertifikat kompetensi diperlukan guna menyadarkan mahasiswa untuk tidak mengabaikan penguatan kompetensi bidang yang mereka minati.

“Inijuga selaras dengan kebijakan Pak Rektor UIN Jakarta (Prof Dr Dede Rosyada MA, red.) dimana sarjana UIN Jakarta harus memiliki Sertifikat Pendamping Ijazah sebagai bukti tertulis jenis keahlian apa yang dia miliki,” tambahnya. (farah nh/yuni nk/zm)