Pegawai Diminta Budayakan Kultur Kerja

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Auditorium, BERITA UIN Online – Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat meminta para pegawai UIN Jakarta agar membudayakan kultur kerja di kantor. Kultur kerja itu antara lain ditandai dengan perubahan motivasi kerja, misalnya dari sekadar mencari makan menjadi bekerja tanpa pamrih. “Bahkan tanpa pamrih itu orang bekerja biasanya selalu dengan ikhlas dan tak mengitung-itung lembur,” katanya saat melantik sejumlah pejabat baru di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Jumat (27/5). Pelantikan dihadiri para pembantu rektor, dekan, dan kepala biro.

Menurut dia, ada tiga motivasi orang bekerja, pertama, sekadar mencari makan atau bertahan hidup (survive), kedua untuk melahirkan generasi baru yang lebih baik, dan ketiga bekerja tanpa mengharapkan imbalan kecuali ikhlas. Namun demikian, bekerja dengan motivasi saja tidak cukup. Seorang pegawai juga harus dibekali keahlian (skill), sehingga akan melahirkan pada produktivitas.

“Saat ini tidak sedikit orang terlihat sibuk, namun kesibukannya tidak menghasilkan apa-apa,” tandasnya.

Selain keahlian, kultur kerja yang baik juga harus dibarengi dengan kemampuan berkomunikasi. Dengan kata lain, bekerja menjadi tak hanya diiringi motivasi dan keahlian, melainkan harus didukung dengan seni bergaul. Komunikasi ini dapat dilakukan misalnya dengan saling bertukar pikiran antara satu dengan yang lain. Jika ketiga prinsip bekerja itu berjalan, maka pelayanan yang menjadi misi birokrasi juga akan berjalan baik.

“Jangan setiap ada orang yang bertanya malah dipingpong sana-sini. Itu bukan kultur kerja yang baik,” kilahnya.