Organisasi IFYC Dorong Ciptakan Toleransi Antaragama

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jamilah

Gedung CSRC, UINJKT Online Guna menciptakan perdamaian di seluruh dunia, toleransi antarumat beragama sangat penting. Karena itu umat beragama perlu membangun kerja sama harmonis guna membangun perdamaian yang abadi di muka bumi.

Hal itu diungkapkan Senior Program Coordinator for Public Affairs at the Interfaith Youth Core (IFYC), Chicago, AS, Zeenat Rahman Mustafa, dalam diskusi yang digelar gedung Center for the Study of Religion and Culture (CSRS) UIN Jakarta, Senin (10/7).

Selain toleransi antarumat beragama, kata Zeenat,, toleransi antarbudaya serta pemahaman tentang demokrasi juga turut menentukan. “Dalam organisasi ini misalnya, anggota yang terdiri atas para pemuda berbagai agama dari seluruh dunia dituntut dan dibina menjadi pemuda yang mampu hidup bersama dalam keberagaman,” katanya.

Pendidirian organisasi ini pun dilaratbelakangi dengan adanya keprihatinan terhadap konflik antarumat beragama yang kerap terjadi di seluruh dunia. Keanggotaan IFYC terdiri atas para pemuda dengan usia rata-rata 25 tahun. Mereka dibina menjadi pemimpin yang cinta perdamaian dan pluralisme agama.

Dalam diskusi yang hadiri sejumlah mahasiswa dan dosen itu, muncul beberapa pertanyaan tentang usaha konkret IFYC dalam menciptakan perdamaian antarumat beragama. Hal ini dipertanyakan karena para peserta menganggap masalah pluralisme agama sangat sensitif, sulit terealisasi bahkan tak jarang menimbulkan perselisihan dan kekerasan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Zeenat mengatakan, organisasinya tidak pernah berhenti terus memberikan inspirasi, memperluas jaringan dan mencari bibit-bibit pemuda yang mempunyai apresiasi besar terhadap perdamaian dunia dan terus mempromosikan pluralisme agama di berbagai negara.

 

Organisasi IFYC Dorong Ciptakan Toleransi Antaragama

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jamilah

Gedung CSRC, UINJKT Online Guna menciptakan perdamaian di seluruh dunia, toleransi antarumat beragama sangat penting. Karena itu umat beragama perlu membangun kerja sama harmonis guna membangun perdamaian yang abadi di muka bumi.

Hal itu diungkapkan Senior Program Coordinator for Public Affairs at the Interfaith Youth Core (IFYC), Chicago, AS, Zeenat Rahman Mustafa, dalam diskusi yang digelar gedung Center for the Study of Religion and Culture (CSRS) UIN Jakarta, Senin (10/7).

Selain toleransi antarumat beragama, kata Zeenat,, toleransi antarbudaya serta pemahaman tentang demokrasi juga turut menentukan. “Dalam organisasi ini misalnya, anggota yang terdiri atas para pemuda berbagai agama dari seluruh dunia dituntut dan dibina menjadi pemuda yang mampu hidup bersama dalam keberagaman,” katanya.

Pendidirian organisasi ini pun dilaratbelakangi dengan adanya keprihatinan terhadap konflik antarumat beragama yang kerap terjadi di seluruh dunia. Keanggotaan IFYC terdiri atas para pemuda dengan usia rata-rata 25 tahun. Mereka dibina menjadi pemimpin yang cinta perdamaian dan pluralisme agama.

Dalam diskusi yang hadiri sejumlah mahasiswa dan dosen itu, muncul beberapa pertanyaan tentang usaha konkret IFYC dalam menciptakan perdamaian antarumat beragama. Hal ini dipertanyakan karena para peserta menganggap masalah pluralisme agama sangat sensitif, sulit terealisasi bahkan tak jarang menimbulkan perselisihan dan kekerasan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Zeenat mengatakan, organisasinya tidak pernah berhenti terus memberikan inspirasi, memperluas jaringan dan mencari bibit-bibit pemuda yang mempunyai apresiasi besar terhadap perdamaian dunia dan terus mempromosikan pluralisme agama di berbagai negara.