Oktober 2008, Gedung FKIK Dibangun

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>



 

Gedung Rektorat, UINJKT Online – Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), menurut rencana, akan dibangun mulai Oktober mendatang. Rencana tersebut tertuang dalam agreement bersama (kontrak kerja) antara UIN Jakarta yang diwakili Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) yang diwakili Head of Operation Division II Ir Lukman Hidayat selaku pelaksana pembangunan di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Selasa (16/9).

 

Turut menyaksikan, antara lain, Pembantu Rektor Bidang Akademik selaku Project Implementation Unit Dr Jamhari, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Ahmad Thib Raya, Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar, Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Dekan FKIK Prof Dr dr MK Tajudin SpAnd.

 

Gedung FKIK akan dibangun berlantai lima di kampus II di atas lahan seluas 50.000 meter persegi. Gedung tersebut meliputi ruang belajar (kelas), perkantoran, laboratorium, dan perpustakaan. Selain gedung fakultas, juga dibangun gedung asrama mahasiswa di atas lahan seluas 3.000 meter persegi dengan tinggi lima lantai. “Gedung asrama ini memiliki 750 kamar dan dapat dipergunakan sebagai tempat matrikulasi bagi mahasiswa baru FKIK,” ujar Kepala Sub Bagian Penyusunan Program Bagian Perencanaan Ahmad Zaidi SSos.

 

Menurut Ahmad Zaidi, gedung FKIK dibangun dengan dana sekitar Rp 81,9 milyar. Dana sebesar itu bersumber dari pinjaman lunak (soft loan) Japan Bank International Cooperation (JBIC). “Proposalnya sudah disetujui Bappenas dan kita tinggal melaksanakan,” katanya. Pembangunan gedung FKIK diperkirakan berlangsung selama satu tahun sesuai kalender. “Untuk tiang pancang pertamanya, insya Allah akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Zaidi.

 

Sementara itu, UIN Jakarta pada tahun 2010 rencananya juga akan membangun rumah sakit universitas (teaching hospital university) di kampus II. RS universitas ini sudah masuk ke dalam blue book Bappenas 2006-2010. Dana untuk pembangunan gedung tersebut mencapai Rp 600 milyar dan bersumber dari pinjaman sama, yakni JBIC.

 

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat mengharapkan pembangunan gedung FKIK dapat berjalan lancar. Pembangunan gedung FKIK ibaratnya menanam pohon di mana pohon tersebut akan dinikmati hasilnya oleh generasi yang akan datang. (ns)

Oktober 2008, Gedung FKIK Dibangun

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>



 

Gedung Rektorat, UINJKT Online – Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), menurut rencana, akan dibangun mulai Oktober mendatang. Rencana tersebut tertuang dalam agreement bersama (kontrak kerja) antara UIN Jakarta yang diwakili Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) yang diwakili Head of Operation Division II Ir Lukman Hidayat selaku pelaksana pembangunan di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Selasa (16/9).

 

Turut menyaksikan, antara lain, Pembantu Rektor Bidang Akademik selaku Project Implementation Unit Dr Jamhari, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Ahmad Thib Raya, Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar, Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Dekan FKIK Prof Dr dr MK Tajudin SpAnd.

 

Gedung FKIK akan dibangun berlantai lima di kampus II di atas lahan seluas 50.000 meter persegi. Gedung tersebut meliputi ruang belajar (kelas), perkantoran, laboratorium, dan perpustakaan. Selain gedung fakultas, juga dibangun gedung asrama mahasiswa di atas lahan seluas 3.000 meter persegi dengan tinggi lima lantai. “Gedung asrama ini memiliki 750 kamar dan dapat dipergunakan sebagai tempat matrikulasi bagi mahasiswa baru FKIK,” ujar Kepala Sub Bagian Penyusunan Program Bagian Perencanaan Ahmad Zaidi SSos.

 

Menurut Ahmad Zaidi, gedung FKIK dibangun dengan dana sekitar Rp 81,9 milyar. Dana sebesar itu bersumber dari pinjaman lunak (soft loan) Japan Bank International Cooperation (JBIC). “Proposalnya sudah disetujui Bappenas dan kita tinggal melaksanakan,” katanya. Pembangunan gedung FKIK diperkirakan berlangsung selama satu tahun sesuai kalender. “Untuk tiang pancang pertamanya, insya Allah akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Zaidi.

 

Sementara itu, UIN Jakarta pada tahun 2010 rencananya juga akan membangun rumah sakit universitas (teaching hospital university) di kampus II. RS universitas ini sudah masuk ke dalam blue book Bappenas 2006-2010. Dana untuk pembangunan gedung tersebut mencapai Rp 600 milyar dan bersumber dari pinjaman sama, yakni JBIC.

 

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat mengharapkan pembangunan gedung FKIK dapat berjalan lancar. Pembangunan gedung FKIK ibaratnya menanam pohon di mana pohon tersebut akan dinikmati hasilnya oleh generasi yang akan datang. (ns)