Mesir Tawarkan Kerjasama Penerjemahan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Utama, UIN OnlineDuta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed El Kewaisny mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk tetap menjalin hubungan baik dengan sivitas akademika UIN, khusunya FDI. Salah satu caranya dengan kerjasama penerjemahan buku-buku karya ulama Indonesia ke dalam bahasa Arab. Di samping itu, rencananya Mesir juga akan melakukan pertukaran siaran televisi dengan Indonesia.

Ahmed mengatakan hal itu ketika menyampaikan kuliah umum di depan pimpinan dan sivitas akademika FDI di Auditorium Utama UIN, Rabu (7/10).

Dalam ceramahnya, Ahmed juga menyinggung urgensi ilmu pengetahuan. Menurutnya ilmu pengetahuan diharapkan dapat membuat manusia lebih bijak. lmu pengetahuan jangan hanya menjadi wawasan. Lebih dari itu, perlu diejawantahkan dalam bentuk akhlak yang baik sehingaa menjadi manfaat untuk umat manusia. “Islam sebagai agama yang menghargai ilmu, sangat menganjurkan umatnya untuk tidak menutup diri, bisa menerima perbedaan dan lebih toleran,” kata Ahmed.

Kunjungan Ahmed ke UIN merupakan kunjungan balasan Dekan FDI Prof Dr Abuddin Nata ke Universitas al-Azhar dua bulan lalu. Kunjungan ini diharapkan dapat lebih memperkuat kerjasama Indonesia dengan Mesir umumnya dan UIN dengan Universitas al-Azhar khususnya. [Jamilah]

Mesir Tawarkan Kerjasama Penerjemahan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Utama, UIN OnlineDuta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed El Kewaisny mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk tetap menjalin hubungan baik dengan sivitas akademika UIN, khusunya FDI. Salah satu caranya dengan kerjasama penerjemahan buku-buku karya ulama Indonesia ke dalam bahasa Arab. Di samping itu, rencananya Mesir juga akan melakukan pertukaran siaran televisi dengan Indonesia.

Ahmed mengatakan hal itu ketika menyampaikan kuliah umum di depan pimpinan dan sivitas akademika FDI di Auditorium Utama UIN, Rabu (7/10).

Dalam ceramahnya, Ahmed juga menyinggung urgensi ilmu pengetahuan. Menurutnya ilmu pengetahuan diharapkan dapat membuat manusia lebih bijak. lmu pengetahuan jangan hanya menjadi wawasan. Lebih dari itu, perlu diejawantahkan dalam bentuk akhlak yang baik sehingaa menjadi manfaat untuk umat manusia. “Islam sebagai agama yang menghargai ilmu, sangat menganjurkan umatnya untuk tidak menutup diri, bisa menerima perbedaan dan lebih toleran,” kata Ahmed.

Kunjungan Ahmed ke UIN merupakan kunjungan balasan Dekan FDI Prof Dr Abuddin Nata ke Universitas al-Azhar dua bulan lalu. Kunjungan ini diharapkan dapat lebih memperkuat kerjasama Indonesia dengan Mesir umumnya dan UIN dengan Universitas al-Azhar khususnya. [Jamilah]