Menteri Agama Teken Logo Baru UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Rektorat, UINJKT Online – Setelah kurang lebih tiga bulan menanti, logo baru UIN Jakarta yang diluncurkan pada 21 Agustus lalu, kini memiliki landasan hukum untuk digunakan secara resmi. Kepastian itu diketahui setelah Menteri Agama Dr (HC) M Maftuh Basyuni menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor 156 Tahun 2008 tentang Logo UIN Jakarta pada 18 November lalu. Pengesahan logo merupakan salah satu tahapan mewujudkan visi UIN Jakarta menjadi world class university tahun 2010.

“Dengan keluarnya SK tersebut, kita selangkah lebih maju menuju visi world class university. Kini, penggunaan logo telah resmi diberlakukan dalam setiap aktivitas,” ujar Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim saat ditemui UINJKT Online di ruang kerjanya, Rektorat, Jumat (19/12).

Sudarnoto menjelaskan, sebelum dikeluarkannya SK, aktivitas yang diperbolehkan untuk menggunakan logo hanya untuk keperluan promosi dan media kampus. Sekarang, setelah SK ditandatangani, segala aktivitas akademik, administrasi surat menyurat, riset, dan kemahasiswaan telah diperbolehkan menggunakan logo yang baru.

Langkah yang diambil ke depan, lanjut Sudarnoto, ialah mendaftarkan logo baru ke Departemen Hukum dan HAM untuk diberikan hak cipta, dan akselerasi penggunaan logo baru ke berbagai tempat. Diharapkan, hak cipta dapat keluar akhir Januari 2009 “Rektor sudah mengisi formulir pendaftaran, dan akan dikirim hari Senin mendatang (22/12),” tegasnya.

Ia beralasan, hak cipta merupakan hal yang penting karena merupakan legalitas bagi pemilik logo. “Kalau ada orang yang mengklaim logo ini untuk keperluan apapun, kita dapat membuktikan jika logo ini milik UIN Jakarta,” ujarnya.

Sudarnoto menambahkan, pihaknya juga akan segera melakukan penggantian logo di tempat yang memerlukan lebih banyak biaya. Ia mencontohkan penempatan logo yang berada di tembok pembatas di sekiling UIN Jakarta, papan nama di gedung utama Rektorat, dan papan nama yang berada di setiap fakultas dan area Sekolah Pascasarjana dan sekitarnya.

“Secepatnya kita akan melakukan pengadaan barang dan jasa untuk mengganti logo di tempat-tempat tersebut. Kami telah mengundang dan mensosialisasikan para pengusaha dan pimpinan perusahaan yang berminat untuk segera bergabung,” imbuhnya.

Sudarnoto menyatakan, logo baru tersebut merupakan simbol komitmen UIN Jakarta untuk melakukan transformasi yang harus dibuktikan dengan kerja keras agar visi tersebut dapat terwujud. Ia mengharapkan, dengan logo baru, civitas akademika UIN Jakarta dapat menumbuhkan apa yang ia sebut international taste.

“Ini pekerjaan rumah yang serius. Logo baru harus diiringi dengan suasana baru, semangat baru, dan etos kerja yang besar dari semua pihak baik mahasiswa, karyawan maupun pejabat UIN Jakarta,” kata Sudarnoto menutup wawancara. [Luthfi Destianto/Nif/Ed]

Menteri Agama Teken Logo Baru UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Rektorat, UINJKT Online – Setelah kurang lebih tiga bulan menanti, logo baru UIN Jakarta yang diluncurkan pada 21 Agustus lalu, kini memiliki landasan hukum untuk digunakan secara resmi. Kepastian itu diketahui setelah Menteri Agama Dr (HC) M Maftuh Basyuni menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor 156 Tahun 2008 tentang Logo UIN Jakarta pada 18 November lalu. Pengesahan logo merupakan salah satu tahapan mewujudkan visi UIN Jakarta menjadi world class university tahun 2010.

“Dengan keluarnya SK tersebut, kita selangkah lebih maju menuju visi world class university. Kini, penggunaan logo telah resmi diberlakukan dalam setiap aktivitas,” ujar Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim saat ditemui UINJKT Online di ruang kerjanya, Rektorat, Jumat (19/12).

Sudarnoto menjelaskan, sebelum dikeluarkannya SK, aktivitas yang diperbolehkan untuk menggunakan logo hanya untuk keperluan promosi dan media kampus. Sekarang, setelah SK ditandatangani, segala aktivitas akademik, administrasi surat menyurat, riset, dan kemahasiswaan telah diperbolehkan menggunakan logo yang baru.

Langkah yang diambil ke depan, lanjut Sudarnoto, ialah mendaftarkan logo baru ke Departemen Hukum dan HAM untuk diberikan hak cipta, dan akselerasi penggunaan logo baru ke berbagai tempat. Diharapkan, hak cipta dapat keluar akhir Januari 2009 “Rektor sudah mengisi formulir pendaftaran, dan akan dikirim hari Senin mendatang (22/12),” tegasnya.

Ia beralasan, hak cipta merupakan hal yang penting karena merupakan legalitas bagi pemilik logo. “Kalau ada orang yang mengklaim logo ini untuk keperluan apapun, kita dapat membuktikan jika logo ini milik UIN Jakarta,” ujarnya.

Sudarnoto menambahkan, pihaknya juga akan segera melakukan penggantian logo di tempat yang memerlukan lebih banyak biaya. Ia mencontohkan penempatan logo yang berada di tembok pembatas di sekiling UIN Jakarta, papan nama di gedung utama Rektorat, dan papan nama yang berada di setiap fakultas dan area Sekolah Pascasarjana dan sekitarnya.

“Secepatnya kita akan melakukan pengadaan barang dan jasa untuk mengganti logo di tempat-tempat tersebut. Kami telah mengundang dan mensosialisasikan para pengusaha dan pimpinan perusahaan yang berminat untuk segera bergabung,” imbuhnya.

Sudarnoto menyatakan, logo baru tersebut merupakan simbol komitmen UIN Jakarta untuk melakukan transformasi yang harus dibuktikan dengan kerja keras agar visi tersebut dapat terwujud. Ia mengharapkan, dengan logo baru, civitas akademika UIN Jakarta dapat menumbuhkan apa yang ia sebut international taste.

“Ini pekerjaan rumah yang serius. Logo baru harus diiringi dengan suasana baru, semangat baru, dan etos kerja yang besar dari semua pihak baik mahasiswa, karyawan maupun pejabat UIN Jakarta,” kata Sudarnoto menutup wawancara. [Luthfi Destianto/Nif/Ed]