Menteri Agama Ajak Sivitas UIN Jakarta Lakukan Riset Pemetaan Paham Ekstrem

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium SPs, BERITA UIN OnlineMenteri Agama Republik Indonesia, Drs H Lukman Hakim Saifuddin mengajak sivitas UIN Jakarta untuk melakukan riset terbaru tentang pemetaan penyebaran paham ekstrem di Indonesia. Hal ini dikarenakan penyebaran pemahaman radikalisme agama yang saat ini begitu masif terjadi.

Ajakan ini disampaikan saat Lukman menyampaikan materi dalam kuliah umum yang dilaksanakan di Auditorium SPs UIN Jakarta pada kamis (19/05) dengan tema “Peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dalam Penguatan Islam Moderat dan Wawasan Kebangsaan”.

Lukman menambahkan, isu-isu terkait yang menjadi landasan gerakan ekstrem sebagai justifikasi pembenaran atas apa yang dilakukan kelompok tersebut harus dirumuskan. Pemahaman kontekstual tentang istilah-istilah populer dalam gerakan ekstrem harus bisa dijangkau.

“Teks-teks yang ada harus dikaitkan dengan konteksnya. Bagaimana mungkin dakwah Islam itu membuat orang-orang menjadi takut,” tambahnya.

Selain itu, tambah lukman, tradisi toleransi harus kembali dibangun di tengah-tengah masyarakat yang heterogen. Masyarakat saat ini masih sangat terbatas dalam membedakan mana ajaran yang pokok dan mana yang hanya cabang (ushul-furu’). “Untuk itu, toleransi harus dilandasi dengan pemahaman yang cukup,” paparnya.

Selanjutnya, lukman juga berpesan, Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri termasuk didalamnya UIN Jakarta harus bisa menanamkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat Indonesia. “Ajak masyarakat untuk mencintai tanah air. Karena hal ini merupakan sebagian dari iman dan syarat berlakunya nilai-nilai agama,” tandasnya. (NJS)