Menko Kesra: Pramuka Diminta Jaga Persatuan Bangsa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Jambi, UINJKT Online – Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie meminta kepada para pramuka peserta Perkemahan Wirakarya agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya melalui perkemahan wirakarya.

Hal itu dikatakan Menkokesra saat membuka Perkemahan Wirakarya (PW) ke-9 Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Raudhah Thalabah Kampus IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Selasa (9/6). Pembukaan PW dihadiri Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama Muhammad Ali, serta sejumlah perwakilan rektor PTAI se-Indonesia.

“Tetapi yang terpenting dalam menjaga persatuan itu bagaimana kita dapat merevitalisasi dan mengaktualisasikan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika melalui aneka kegiatan yang edukatif, inovatif, dan berkesinambungan sehingga menjamin keutuhan dan persatuan bangsa,” katanya.

Generasi muda patut untuk mengikat kembali Pancasila agar dapat menjamin keutuhan dan persatuan bangsa. Hal ini penting karena saat ini bangsa Indonesia sedang menuju demokrasi. Namun, agar demokrasi dapat berjalan proporsional di Indonesia, harus melahirkan nilai-nilai toleransi di dalam masyarakat.

”Kita harus memelihara toleransi untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. Jika ada masalah maka harus diselesaikan dalam prinsip-prinsip bermusyawarah,” tandasnya.

Acara PW ke-9 diikuti sekitar 2.000 pramuka penegak dan pandega dari 48 PTAI (STAIN/IAIN/UIN) se-Indonesia. Kegiatan selama perkemahan yang akan berlangsung hingga 17 Juni itu antara lain diisi dengan bakti masyarakat serta diskusi ilmiah. (ns)

Menko Kesra: Pramuka Diminta Jaga Persatuan Bangsa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Jambi, UINJKT Online – Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie meminta kepada para pramuka peserta Perkemahan Wirakarya agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya melalui perkemahan wirakarya.

Hal itu dikatakan Menkokesra saat membuka Perkemahan Wirakarya (PW) ke-9 Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Raudhah Thalabah Kampus IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Selasa (9/6). Pembukaan PW dihadiri Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama Muhammad Ali, serta sejumlah perwakilan rektor PTAI se-Indonesia.

“Tetapi yang terpenting dalam menjaga persatuan itu bagaimana kita dapat merevitalisasi dan mengaktualisasikan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika melalui aneka kegiatan yang edukatif, inovatif, dan berkesinambungan sehingga menjamin keutuhan dan persatuan bangsa,” katanya.

Generasi muda patut untuk mengikat kembali Pancasila agar dapat menjamin keutuhan dan persatuan bangsa. Hal ini penting karena saat ini bangsa Indonesia sedang menuju demokrasi. Namun, agar demokrasi dapat berjalan proporsional di Indonesia, harus melahirkan nilai-nilai toleransi di dalam masyarakat.

”Kita harus memelihara toleransi untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. Jika ada masalah maka harus diselesaikan dalam prinsip-prinsip bermusyawarah,” tandasnya.

Acara PW ke-9 diikuti sekitar 2.000 pramuka penegak dan pandega dari 48 PTAI (STAIN/IAIN/UIN) se-Indonesia. Kegiatan selama perkemahan yang akan berlangsung hingga 17 Juni itu antara lain diisi dengan bakti masyarakat serta diskusi ilmiah. (ns)