Menkes: Kualitas Kesehatan Masyarakat Menurun

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Mohammad Yamin

Syahida Inn, UIN Online - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr Endang Rahayu Sedianingsih menilai, kualitas kesehatan masyarakat Indonesia kini semakin menurun. Di samping itu, tingkat pengetahuan terhadap suatu penyakit juga rendah. Hal itu disebabkan faktor ekonomi dan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan Menkes saat memberikan kuliah umum bertema Kupas Tuntas Menciptakan Generasi yang Sehat yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia (HKS) di Syahida Inn, Selasa (6/4).

Menkes menegaskan, masyarakat yang tingkat ekonominya rendah cenderung tidak peduli dan menganggap biasa hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan.  Padahal, pola hidup yang tidak sehat tersebut membuat masyarakat tingkat menengah ke bawah sangat rentan terhadap penyakit.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Menkes mengajak mahasiswa dan universitas bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan guna memberikan penyadaran terhadap masyarakat mengenai pentingnya kesehatan. Menkes mengaku, hingga kini kementerian yang dipimpinnya masih kekurangan tenaga medis, terutama di daerah-daerah terpencil.

Senada dengan Menkes, Rektor Prof Dr  Komarudin Hidayat berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam program peningkatan kesehatan masyarakat. Ia juga menegaskan, dalam momen hari kesehatan se-dunia, UIN Jakarta harus menjadi kampus bebas rokok. []

Menkes: Kualitas Kesehatan Masyarakat Menurun

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Mohammad Yamin

Syahida Inn, UIN Online - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr Endang Rahayu Sedianingsih menilai, kualitas kesehatan masyarakat Indonesia kini semakin menurun. Di samping itu, tingkat pengetahuan terhadap suatu penyakit juga rendah. Hal itu disebabkan faktor ekonomi dan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan Menkes saat memberikan kuliah umum bertema Kupas Tuntas Menciptakan Generasi yang Sehat yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia (HKS) di Syahida Inn, Selasa (6/4).

Menkes menegaskan, masyarakat yang tingkat ekonominya rendah cenderung tidak peduli dan menganggap biasa hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan.  Padahal, pola hidup yang tidak sehat tersebut membuat masyarakat tingkat menengah ke bawah sangat rentan terhadap penyakit.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Menkes mengajak mahasiswa dan universitas bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan guna memberikan penyadaran terhadap masyarakat mengenai pentingnya kesehatan. Menkes mengaku, hingga kini kementerian yang dipimpinnya masih kekurangan tenaga medis, terutama di daerah-daerah terpencil.

Senada dengan Menkes, Rektor Prof Dr  Komarudin Hidayat berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam program peningkatan kesehatan masyarakat. Ia juga menegaskan, dalam momen hari kesehatan se-dunia, UIN Jakarta harus menjadi kampus bebas rokok. []