Menkes: Angka Kematian Ibu dan Anak Terus Meningkat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Hilda Savitri

Auditorium FKIK, BERITA UIN Online – Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menyatakan, saat ini tingkat kematian ibu dan anak di Indonesia mencapa angka yang sangat tinggi. Diindikasikan ada sekitar 228 jiwa per 100.000 penduduk untuk angka kematian ibu dan 34 jiwa per 1.000 penduduk untuk angka kematian anak. Angka tersebut diperkirakan akan meningkat setiap tahunnya.

“Banyaknya wanita Indonesia yang menikah pada usia dini dan tua, serta terlalu sering melahirkan, menjadikan resiko kematian ibu dan anak semakin tinggi,” kata Menkes saat menutup Final Lomba Karya Tulis Kesehatan Islam (LKTKI) ke III di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Jumat (29/7).

“Tingkat kematian ibu dan anak di negeri ini akan terus meningkat jika tidak ditanggulangi dengan serius,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes mengaku antusias dengan diadakannya lomba mengenai kesehatan. Hal itu setidaknya dapat membantu menekan angka kematian ibu dan anak di Indonesia. Melalui karya tulis yang dihasilkan, masyarakat terutama wanita Indonesia, akan berpengetahuan lebih dalam menjaga kesehatan.

“Kemenkes memiliki banyak peneliti, tetapi sangat sedikit yang suka menulis tentang penelitiannya. Karena itu kami sangat terbantu dengan adanya lomba karya tulis ilmiah ini,” ujarnya.

Lomba karya tulis bertema “Kesehatan Ibu dan Anak dalam Perspektif Agama” tersebut diikuti oleh 28 tim. Masing-masing tim beranggotakan tiga orang mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Jakarta dan UIN Jakarta.

Lomba tersebut dimenangkan oleh tim yang beranggotakan Erniati (mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat FKIK), Fitri Amalia (Prodi Kesmas FKIK), dan Siti Umi Masitoh (Kebidanan, Poltekkes III), dengan mengankat judul “Pandangan Islam Terhadap KB AKDR sebagai Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Akseptor di Puskesmas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Tahun 2011.

Juara kedua diraih oleh tim yang beranggotakan Nazarwin (Program Studi Ilmu Keperawatan FKIK), Masyuri (Keperawatan, Poltekkes III), dan  Zian Faizah (Keperawatan, Poltekkes III). Sedangkan juara ketiga diraih oleh tim yang digawangi Rani Yuhaningsih (Kebidanan, Poltekkes I), Muhammad Iqbal (Prodi Kesmas FKIK) dan Galuh Chandra Kirana (Kebidanan, Poltekkes I).

Para pemenang masing-masing mendapatkan medali dan uang tunai sebesar Rp 3 juta, Rp 2,5 juta, dan Rp 2 juta.

Pada penutupan lomba yang digelar FKIK bekerja sama dengan Poltekkes Jakarta dan Kementerian Kesehatan ini, turut hadir Kepala Badan PPSDM Kemenkes dr. H. Bambang Giatno Rahardjo, MPH, Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat dan Dean FKIK Prof. Dr. dr. MK Tadjudin, Sp.And.