Menjaga Aqidah dari Aliran Sesat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Masjid Al-Jamiah, UINJKT Online Munculnya banyak aliran sesat belakangan ini, mestinya mendorong umat Islam untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Salah satu caranya dengan memperdalam ilmu agama dan pengetahuan umum. Pernyataan itu disampaikan Ahmad Supriyadi MA dalam Khutbah Jumat di depan sivitas akademika UIN Jakarta di Masjid Al-Jamiah Student Center, Jumat (23/5).

“Kita harus bisa mengatasi masuknya aliran sesat dengan mempertebal ilmu agama, memperbanyak ibadah, memperbaiki aqidah, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Menurut Supriyadi, ormas-ormas Islam dengan para ulama dan tokohnya harus bersikap aktif dan responsif dalam mengatasi berbagai aliran sesat, demi menjaga akidah, syariah, dan akhlak umat.

Umat pun, lanjut Supriyadi, harus didorong untuk bersikap kritis, tidak mudah terkecoh dan percaya kepada pemimpin aliran tersebut, bahkan jangan sampai mereka dianggap sebagai “orang-orang pintar”. Justru mereka adalah orang yang  jahil murakkab (jelas-jelas bodoh tapi tidak merasa bahwa dia bodoh).

Untuk mengatasinya, pihak pemerintah hendaknya bersikap tegas dan segera menangkap orang yang menjalankan praktek menyeseatkan yang berhubungan dengan agama.

Harapannya tambah dia, upaya bersama dari semua kalangan dan komponen umat untuk membendung dan menghentikan aliran-aliran tersebut, jangan sampai tumbuh dan berkembang khususnya di kampus, baik sekarang maupun di masa-masa yang akan datang. [Hamzah/Nif/Ed]

Menjaga Aqidah dari Aliran Sesat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Masjid Al-Jamiah, UINJKT Online Munculnya banyak aliran sesat belakangan ini, mestinya mendorong umat Islam untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Salah satu caranya dengan memperdalam ilmu agama dan pengetahuan umum. Pernyataan itu disampaikan Ahmad Supriyadi MA dalam Khutbah Jumat di depan sivitas akademika UIN Jakarta di Masjid Al-Jamiah Student Center, Jumat (23/5).

“Kita harus bisa mengatasi masuknya aliran sesat dengan mempertebal ilmu agama, memperbanyak ibadah, memperbaiki aqidah, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Menurut Supriyadi, ormas-ormas Islam dengan para ulama dan tokohnya harus bersikap aktif dan responsif dalam mengatasi berbagai aliran sesat, demi menjaga akidah, syariah, dan akhlak umat.

Umat pun, lanjut Supriyadi, harus didorong untuk bersikap kritis, tidak mudah terkecoh dan percaya kepada pemimpin aliran tersebut, bahkan jangan sampai mereka dianggap sebagai “orang-orang pintar”. Justru mereka adalah orang yang  jahil murakkab (jelas-jelas bodoh tapi tidak merasa bahwa dia bodoh).

Untuk mengatasinya, pihak pemerintah hendaknya bersikap tegas dan segera menangkap orang yang menjalankan praktek menyeseatkan yang berhubungan dengan agama.

Harapannya tambah dia, upaya bersama dari semua kalangan dan komponen umat untuk membendung dan menghentikan aliran-aliran tersebut, jangan sampai tumbuh dan berkembang khususnya di kampus, baik sekarang maupun di masa-masa yang akan datang. [Hamzah/Nif/Ed]