Mencari Jawara Silat dari UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

DALAM rangka mencari bibit atlet berbakat dibidang seni bela diri, Persahabat Setia Hati Terate (PSHT) komisariat UIN Jakarta mengadakan lomba pencak silat se-Jakarta Selatan. Babak penyisihan digelar Sabtu, (25/4) diikuti oleh 100 peserta dari 12 rayon di Jakarta Selatan. Peserta dibagi menjadi tiga kategori yaitu pra remaja, remaja, dan dewasa.

Acara dibuka dengan sambutan dari ketua Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa) UIN Jakarta Yusuf dan Ketua Cabang pencak silat PSHT Dr Suratman. Rencananya acara ini akan digelar setiap tiga bulan sebagai ajang latihan peserta dan sosialisasi pencak silat sebagai seni bela diri asli Indonesia kepada generasi muda.

“Lomba diselenggarakan untuk menyaring bibit-bibit atlet pencak silat yang berpotensi bersaing dalam tingkat kejuaraan se-Jakarta hingga sea games,” jelas Ahmad Sugiono Ketua Komisariat PSHT UIN Jakarta.

Dewan juri dalam perlombaan ini terdiri dari lima orang yaitu Robi dan Sukirno dari PSHT UIN Jakarta, Serta Imam Malik, Rahmadi, dan Nunung perwakilan rayon Jakarta Selatan. Peserta yang lolos ke  babak semi final 25 orang yaitu kategori pra remaja tujuh partai, kategori remaja 8 partai dan kategori dewasa 10 partai. Penilaian dewan juri berdasarkan teknik, gerak, serta seni peserta.

Lomba yang memperebutkan piala bergilir I, II, dan III serta juara Terbaik, adalah pertama kali diselenggarakan di UIN Jakarta. Nampak hadir mahasiswa dari berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) memberikan semangat kepada peserta yang sedang bertanding.

“Acara perlombaan ini menjadi ajang promosi PSHT di kalangan mahasiswa UIN Jakarta, karena anggota kami baru 10 orang. Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan minat mahasiswa terhadap seni bela diri khas Indonesia ini,” tegas Sugiono.* (Dwita Yuswandari)

 

Mencari Jawara Silat dari UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

DALAM rangka mencari bibit atlet berbakat dibidang seni bela diri, Persahabat Setia Hati Terate (PSHT) komisariat UIN Jakarta mengadakan lomba pencak silat se-Jakarta Selatan. Babak penyisihan digelar Sabtu, (25/4) diikuti oleh 100 peserta dari 12 rayon di Jakarta Selatan. Peserta dibagi menjadi tiga kategori yaitu pra remaja, remaja, dan dewasa.

Acara dibuka dengan sambutan dari ketua Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa) UIN Jakarta Yusuf dan Ketua Cabang pencak silat PSHT Dr Suratman. Rencananya acara ini akan digelar setiap tiga bulan sebagai ajang latihan peserta dan sosialisasi pencak silat sebagai seni bela diri asli Indonesia kepada generasi muda.

“Lomba diselenggarakan untuk menyaring bibit-bibit atlet pencak silat yang berpotensi bersaing dalam tingkat kejuaraan se-Jakarta hingga sea games,” jelas Ahmad Sugiono Ketua Komisariat PSHT UIN Jakarta.

Dewan juri dalam perlombaan ini terdiri dari lima orang yaitu Robi dan Sukirno dari PSHT UIN Jakarta, Serta Imam Malik, Rahmadi, dan Nunung perwakilan rayon Jakarta Selatan. Peserta yang lolos ke  babak semi final 25 orang yaitu kategori pra remaja tujuh partai, kategori remaja 8 partai dan kategori dewasa 10 partai. Penilaian dewan juri berdasarkan teknik, gerak, serta seni peserta.

Lomba yang memperebutkan piala bergilir I, II, dan III serta juara Terbaik, adalah pertama kali diselenggarakan di UIN Jakarta. Nampak hadir mahasiswa dari berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) memberikan semangat kepada peserta yang sedang bertanding.

“Acara perlombaan ini menjadi ajang promosi PSHT di kalangan mahasiswa UIN Jakarta, karena anggota kami baru 10 orang. Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan minat mahasiswa terhadap seni bela diri khas Indonesia ini,” tegas Sugiono.* (Dwita Yuswandari)