Menag Buka Pionir VI di Serang

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Serang, BERITA UIN Online – Menteri Agama Suryadarma Ali membuka secara resmi pelaksanaan Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) ke VI tingkat nasional di GOR Maulana Yusuf, Serang, Banten, Senin (19/8). Pembukaan diawali dengan defile para kontingen dari 53 perguruan tinggi agama Islam negeri (PTAIN) se-Indonesia. Acara juga dihadiri Dirjen Pendidikan Islam Nur Syam, Sekda Provinsi Banten Muhadi, dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam Dede Rosyada.

Menag Suryadharma Ali dalam sambutannya mengatakan, agenda rutin PTAIN se Indonesia ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kualitas pendidikan PTAIN yang unggul. Terutama dalam pengembangan di bidang riset, olah raga, dan seni mahasiswa PTAIN se-Indonesia.

“Saya bangga dengan mahasiswa yang berprestasi baik dalam riset maupun berprestasi dalam seni dan olahraga,” ujarnya.

Menag mengatakan, mahasiswa adalah ujung tombak dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, adil dan makmur. Untuk itu harus berprestasi agar mampu berkiprah di kancah nasional dan internasional.

Pionir ke VI diikuti sekitar 2.600 peserta mahasiswa dan mahasiswi dari 6 UIN, 16 IAIN, dan 31 STAIN di seluruh Indonesia. Pionir digelar selama dua tahun sekali dan dilaksanakan secara bergantian. Tahun ini Pionir dilaksanakan pada 19-24 Agustus 2013 di kampus IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang sebagai tuan rumah.

Pionir ke VI mempertandingkan sebanyak 15 cabang lomba di bidang olahraga, seni, dan riset untuk perorangan dan beregu. Antara lain futsal, catur, tenis meja, bola voli, solo pop Islami, MTQ, MHQ, debat berbahasa Arab dan Inggris, desain busana muslim, serta karya ilmiah.

Kontingen UIN Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, kontingen UIN Jakarta yang dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Sudarnoto Abdul Hakim mengirimkan sebanyak 88 peserta dengan delapan tim official. Tim UIN Jakarta mengikuti semua cabang yang dipertandingkan dengan harapan  akan  meraih juara umum.

“UIN Jakarta bertekad untuk meraih juara umum dan membawa medali emas,” kata Sudarnoto Abdul Hakim.

Sikap optimis itu dibuktikan dengan persiapan tim yang optimal jauh sebelum pelaksanaan Pionir. “Bahkan kita juga sudah banyak memfasilitasi demi membawa nama harum UIN Jakarta,” lanjutnya.

Ke-15 cabang yang diikuti kontingen UIN Jakarta itu adalah panjat dinding sebanyak dua orang, tenis meja (8 orang), silat (10 orang), catur (10 orang), bulu tangkis (8 orang), bola voli (24 orang), MTQ (2 orang), MHQ (4 orang), kaligrafi (1 orang), lagu solo pop Islami (1 orang), desain busana muslim (1 orang), debat berbahasa Arab dan Inggris (masing-masing 2 orang), penulisan karya ilmiah al-Qur’an (2 orang), dan riset (1 orang). (ns)