Jakarta, BERITA UIN Online—Dalam rangka memenuhi undangan sekaligus memberikan informasi yang benar mengenai penerimaan mahasiswa baru di MAN 21, UIN Jakarta kembali menggelar sosialisasi pada acara Career Day di sekolah tersebut pada, Rabu (10/01), bertempat di Aula MAN 21 Jakarta.

Acara yang digelar selama dua hari tersebut, dihadiri sedikitnya 150 siswa kelas 11 dan 12. Tim sosialisasi berasal dari bagian Dokumentasi dan Publikasi UIN Jakarta atau Humas.

Kepala MAN 21 Jakarta Samsurial mengatakan, acara sosialisasi UIN Jakarta diharapkan dapat memberikan informasi kepada para siswa untuk mengenal dan memahami tata cara penerimaan mahasiswa baru serta jalur-jalur masuk ke perguruan tinggi tersebut.

Dengan informasi tersebut, para siswa dapat memilih dan menentukan jurusan apa yang akan diminati sesuai kemampuan atau latar belakang masing-masing siswa.

“Para siswa harus tepat memilih dan menentukan jurusan sesuai kemampuan mereka. Jangan sampai mereka memilih jurusan yang tidak sesuai atau asal memilih saja,” katanya.

Sosialisasi yang disampaikan pihak UIN Jakarta, lanjut Samsurial, setidaknya dapat menjadi informasi awal bagi siswa dalam memilih dan menentukan jurusan serta fakultas yang ada di UIN Jakarta. Apalagi UIN Jakarta, sesuai namanya, saat ini tidak lagi melulu membuka jurusan bidang keagamaan melainkan juga sudah banyak pilihan di bidang umum.

“Soal memilih pergguruan tinggi dan jurusan apa yang paling sesuai, itu ya terserah masing-masing saja. Tetapi paling tidak kami dapat mengarahkan sehingga para siswa tidak minim informasi,” ujarnya.

Sosialsiasi UIN Jakarta di antaranya dilakukan oleh staf  Humas, Hermanudin, Luthfy R. Fikri, dan Fevi. Ketiganya secara bergantian melakukan presentasi di depan para siswa yang terlihat antusias.

Adapun materi sosialisasi meliputi program studi dan fakultas yang ditawarkan, jalur-jalur penerimaan mahasiswa baru (lokal dan nasional), biaya pendidikan dan beasiswa, asrama, sarana penunjang pendidikan, serta kehidupan akademik di dalam dan di luar kampus. Selain itu juga disampaikan mengenai masa pendaftaran dan syarat-syarat penerimaan mahasiswa baru serta jumlah kuota kursi yang disediakan.

“Alhamdulillah, para siswa tampaknya begitu antusias ingin masuk UIN Jakarta. Walau pun jarak yang tidak dekat dari rumah tinggal, namun kami melihat mereka tetap antusias karena melihat biaya pendidikan yang relatif lebih murah bila dibandingkan di perguruan tinggi negeri lain,” kata Herman.

Ia berharap sosialisasi tentang UIN Jakarta di salah satu madrasah unggulan di Jakarta tersebut akan  memberikan dampak positif, baik bagi calon mahasiswa maupun UIN Jakarta di masa mendatang. Hal itu bahwa mengingat UIN Jakarta merupakan salah satu PTN unggulan yang tak hanya dikenal luas di dalam negeri tetapi juga di luar negeri, khususnya di kawasan negara-negara anggota ASEAN.  (lrf)