Maraknya Lembaga Zakat Harus Diimbangi dengan Pelayanan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Masjid Al-Jami’ah, UIN Online – Maraknya lembaga zakat saat ini, seharusnya juga diimbangi dengan pelayanan yang lebih baik. Seperti dalam bidang pendistribusian maupun pengelolaan dana zakat itu sendiri.

“Kita harapkan pembagian dana zakat akan dirasakan oleh banyak orang. Sehingga tidak ada kesenjangan sosial,” kata Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikas (FDK) Dr Arief Subhan saat ceramah Zuhur Ramadhan di Masjid Al-Jami’ah, Rabu (16/9).

Arief menjelaskan, zakat disamping merupakan rukun Islam juga menjadi media untuk menjalin hubungan yang baik antarmanusia. Ada hubungan habluminannas dan habluminallah. “Kita harapkan dengan zakat, ada keharmonisasian di antara sesama manusia,” ujarnya.

Menurutnya, jika dana zakat disalurkan sesuai kepada mustahik, kedamaian akan menjadi kian terasa. Karena itu, Arief menyayangkan masih ada para muzakki di masyarakat yang menyalurkan zakat melalui tokoh agama (ustadz) tertetnu, bukan kepada petugas amil.

Maraknya Lembaga Zakat Harus Diimbangi dengan Pelayanan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Masjid Al-Jami’ah, UIN Online – Maraknya lembaga zakat saat ini, seharusnya juga diimbangi dengan pelayanan yang lebih baik. Seperti dalam bidang pendistribusian maupun pengelolaan dana zakat itu sendiri.

“Kita harapkan pembagian dana zakat akan dirasakan oleh banyak orang. Sehingga tidak ada kesenjangan sosial,” kata Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikas (FDK) Dr Arief Subhan saat ceramah Zuhur Ramadhan di Masjid Al-Jami’ah, Rabu (16/9).

Arief menjelaskan, zakat disamping merupakan rukun Islam juga menjadi media untuk menjalin hubungan yang baik antarmanusia. Ada hubungan habluminannas dan habluminallah. “Kita harapkan dengan zakat, ada keharmonisasian di antara sesama manusia,” ujarnya.

Menurutnya, jika dana zakat disalurkan sesuai kepada mustahik, kedamaian akan menjadi kian terasa. Karena itu, Arief menyayangkan masih ada para muzakki di masyarakat yang menyalurkan zakat melalui tokoh agama (ustadz) tertetnu, bukan kepada petugas amil.