Mantan Pejabat Kedubes Thailand Kunjungi UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone






Ruang Rektor, UINJKT Online – Jenderal (Purn) Pravit (74), mantan Kepala Atase Laut Kedutaan Besar Thailand untuk Indonesia, Senin (27/10), mengadakan kunjungan ke kampus UIN Jakarta. Ia yang ditemani istrinya, Wattana Sivaraks (73), diterima Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat, Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Wakil Direktur International Bureu of Indonesia Affairs (IBIA) UIN Jakarta Arisman di ruang rektor.

 

Pravit tak banyak melakukan pembicaraan dengan rektor. Ia hanya menyampaikan terima kasih atas kesediaan rektor menerima kunjungan dirinya. Rektor menyatakan penghargaan yang sama atas kunjungan Pravit ke UIN Jakarta. Selain mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam lomba, rektor juga meminta Pravit untuk tak segan-segan berkunjung ke UIN Jakarta.

 

Kunjungan Pravit ke kampus UIN Jakarta merupakan kali pertama sejak pensiun dari dinas militer angkatan laut Thailand tahun 1995. “Saya berkunjung ke Indonesia dan ke UIN Jakarta atas undangan KBRI di Thailand. Undangan ini merupakan hadiah karena saya telah memenangkan lomba pidato dalam bahasa Indonesia yang digelar pihak KBRI,” kata Privat.

Dia menambahkan, KBRI pada Agustus 2008 mengadakan lomba pidato dalam bahasa Indonesia bagi sejumlah mantan staf dan pejabat Kedubes Thailand untuk Indonesia. Dari sekitar 10 peserta, enam di antaranya, termasuk Pravit, berhasil memenangkan lomba dalam rangka memperingati HUT RI ke-63. “Hadiah saya semula kunjungan ke Bali. Namun, karena sudah pernah ke Bali, saya minta bertukar dengan seorang pemenang lain dengan tujuan Jakarta,” ungkapnya.

Pravit mengaku bisa berbahasa Indonesia dari hasil kursus di kampus UI Depok selama tiga bulan. Selain itu, ia juga kursus di Pusat Komando Angkatan Laut atau Puskoal. Sementara sesaat sebelum mengikuti perlombaan, ia lebih dahulu membuat konsep. “Tapi waktu tampil pidato saya tak membaca teks. Jadi, spontan saja,” jelas ayah satu anak, yang akan berada di Indonesia selama sepekan ini.

Pravit menjabat Kepala Atase Laut Kedubes Thailand untuk Indenesia sejak tahun 1977 hingga 1980. Setelah itu ia kembali ke “barak” sebagai tentara pada Angkatan Laut Thailand hingga pensiun tahun 1995.(ns)





Mantan Pejabat Kedubes Thailand Kunjungi UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone






Ruang Rektor, UINJKT Online – Jenderal (Purn) Pravit (74), mantan Kepala Atase Laut Kedutaan Besar Thailand untuk Indonesia, Senin (27/10), mengadakan kunjungan ke kampus UIN Jakarta. Ia yang ditemani istrinya, Wattana Sivaraks (73), diterima Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat, Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Wakil Direktur International Bureu of Indonesia Affairs (IBIA) UIN Jakarta Arisman di ruang rektor.

 

Pravit tak banyak melakukan pembicaraan dengan rektor. Ia hanya menyampaikan terima kasih atas kesediaan rektor menerima kunjungan dirinya. Rektor menyatakan penghargaan yang sama atas kunjungan Pravit ke UIN Jakarta. Selain mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam lomba, rektor juga meminta Pravit untuk tak segan-segan berkunjung ke UIN Jakarta.

 

Kunjungan Pravit ke kampus UIN Jakarta merupakan kali pertama sejak pensiun dari dinas militer angkatan laut Thailand tahun 1995. “Saya berkunjung ke Indonesia dan ke UIN Jakarta atas undangan KBRI di Thailand. Undangan ini merupakan hadiah karena saya telah memenangkan lomba pidato dalam bahasa Indonesia yang digelar pihak KBRI,” kata Privat.

Dia menambahkan, KBRI pada Agustus 2008 mengadakan lomba pidato dalam bahasa Indonesia bagi sejumlah mantan staf dan pejabat Kedubes Thailand untuk Indonesia. Dari sekitar 10 peserta, enam di antaranya, termasuk Pravit, berhasil memenangkan lomba dalam rangka memperingati HUT RI ke-63. “Hadiah saya semula kunjungan ke Bali. Namun, karena sudah pernah ke Bali, saya minta bertukar dengan seorang pemenang lain dengan tujuan Jakarta,” ungkapnya.

Pravit mengaku bisa berbahasa Indonesia dari hasil kursus di kampus UI Depok selama tiga bulan. Selain itu, ia juga kursus di Pusat Komando Angkatan Laut atau Puskoal. Sementara sesaat sebelum mengikuti perlombaan, ia lebih dahulu membuat konsep. “Tapi waktu tampil pidato saya tak membaca teks. Jadi, spontan saja,” jelas ayah satu anak, yang akan berada di Indonesia selama sepekan ini.

Pravit menjabat Kepala Atase Laut Kedubes Thailand untuk Indenesia sejak tahun 1977 hingga 1980. Setelah itu ia kembali ke “barak” sebagai tentara pada Angkatan Laut Thailand hingga pensiun tahun 1995.(ns)