Malik Fadjar Raih Penghargaan Tokoh Pendidikan Nasional

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
malik fajar

Prof. Dr. HA Malik Fadjar, M.Sc

Jakarta, BERITA UIN Online— Dosen Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta Prof Dr HA Malik Fadjar M.Sc dianugerahi penghargaan sebagai tokoh nasional yang berjasa dalam program UNESCO. Penghargaan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini diberikan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan Ph.D di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, Kamis (27/08).

“Penghargaan ini diberikan atas komitmen panjang terhadap pendidikan, kebudayaan dan sains. Bukan hanya satu atau dua perbuatan, namun karena kiprah para tokoh selama ini,” ujar Anies.

Pada penghargaan tersebut, Menteri Agama RI (1998-1999) dan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004) ini masuk dalam penerima penghargaan di bidang pendidikan dari empat kategori penghargaan. Ketiga lainnya, sains, kebudayaan, dan komunikasi.

Selain Malik, dua penerima penghargaan kategori pendidikan lainnya adalah Prof Dr Daoed Joesoef dan Prof Dr Conny R. Semiawan. Daoed merupakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Pembangunan (1978-1983), sedangkan Conny R. Semiawan merupakan akademisi dan guru besar pendidikan.

Sementara itu, penghargaan di bidang Sains diberikan kepada Prof Dr Sangkot Marzuki Ph.D DSC, Prof Dr Indrawati Ganjar, dan Prof Dr Umar Anggara Jenie.. Bidang kebudayaan diberikan kepada Taufiq Ismail bersama dengan Prof Dr Edi Sedyawati, Ir Haryono Haryoguritno, dan Prof Dr Taufiq Abdullah. Sedangkan bidang komunikasi diberikan kepada Prof Dr Bagir Manan SH MCL, Herawati Diah, Dr Jakob Oetama, dan Prof Dr Ing Wardiman Djojonegoro..

Terpisah, Sekretaris Senat UIN Jakarta Prof Dr Suwito MA menyampaikan ucapan selamat atas penganugerahan yang diraih Malik. Menurut Guru Besar Pendidikan UIN Jakarta ini, Malik merupakan figur yang layak menjadi tokoh nasional pendidikan karena kiprahnya baik sebagai akademisi maupun pejabat yang menangani langsung bidang pendidikan nasional.

“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT atas pemberian penghargaan kepada beliau sebagai salah satu tokoh nasional yang berjasa dalam program UNESCO. Semoga beliau terus menyumbangkan pemikiran dan kiprahnya bagi dunia pendidikan nasional,” harapnya. (LRF/TAM)