Maksimalkan Penggunaan Energi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Jaenuddin Ishaq

Auditorium Utama, UIN Online - Pentingnya seseorang dalam menghemat energi tetap harus diperhatikan seperti mematikan lampu yang tak digunakan, dan menggunakan bahan bakar hemat energi. Karena itu, efesiensi dalam penggunaan energi salah satu alternatif yang harus dilakukan.

“Diperkirakan pada 2050 kebutuhan energi kita, bisa dua kali lipat dari sekarang,” kata Country Chairman dan President Direktur Shell Indonesia Darmin Silalahi dalam studium general bertema Tantangan Energi dan Perubahan Iklim yang diadakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Auditorium Utama, Selasa (23/3).

Hadir dalam kesempatan itu Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat, Purek Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Pudek Bidang Akademik FEB Prof Dr Ahmad Rodoni.

Darmin menyebutkan tantangan energi ke depan pertama, dunia akan semakin butuh energi kedua, pasokan energi akan sulit ketiga, CO2 bertambah.

“Karena itu, cara kita menggunakan energi harus diperhatikan. Apakah merusak lingkungan atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya pada lima tahun ke depan, kebutuhan terhadap energi dapat terlihat meningkat. Seperti maraknya penggunaan transportasi. “Kebutuhan energi akan lebih banyak, tapi bahaya CO2 juga kian meningkat,” jelasnya.

Sementara itu terkait konversi bahan bakar minyak tanah ke gas, Darmin menilai, merupakan dari efesiensi masyarakat dalam menjaga terjadinya perubahan iklim. []

 

 

Maksimalkan Penggunaan Energi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Jaenuddin Ishaq

Auditorium Utama, UIN Online - Pentingnya seseorang dalam menghemat energi tetap harus diperhatikan seperti mematikan lampu yang tak digunakan, dan menggunakan bahan bakar hemat energi. Karena itu, efesiensi dalam penggunaan energi salah satu alternatif yang harus dilakukan.

“Diperkirakan pada 2050 kebutuhan energi kita, bisa dua kali lipat dari sekarang,” kata Country Chairman dan President Direktur Shell Indonesia Darmin Silalahi dalam studium general bertema Tantangan Energi dan Perubahan Iklim yang diadakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Auditorium Utama, Selasa (23/3).

Hadir dalam kesempatan itu Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat, Purek Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Pudek Bidang Akademik FEB Prof Dr Ahmad Rodoni.

Darmin menyebutkan tantangan energi ke depan pertama, dunia akan semakin butuh energi kedua, pasokan energi akan sulit ketiga, CO2 bertambah.

“Karena itu, cara kita menggunakan energi harus diperhatikan. Apakah merusak lingkungan atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya pada lima tahun ke depan, kebutuhan terhadap energi dapat terlihat meningkat. Seperti maraknya penggunaan transportasi. “Kebutuhan energi akan lebih banyak, tapi bahaya CO2 juga kian meningkat,” jelasnya.

Sementara itu terkait konversi bahan bakar minyak tanah ke gas, Darmin menilai, merupakan dari efesiensi masyarakat dalam menjaga terjadinya perubahan iklim. []