Gedung Rektorat, BERITA UIN Online– Bagi sebagian mahasiswa, travelling ke luar negeri masih menjadi hal yang mewah. Namun, mahasiswi Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Jakarta Sururoh membuktikan bisa travelling ke berbagai negara.

Mahasiswi bernama lengkap Sururoh Tullah Adedoin Uthman ini telah mengunjungi enam negara untuk travelling. Dia mengunjungi Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Thailand.

Sururoh yang menggunakan uangnya sendiri untuk travelling. Dia mengaku bekerja di berbagai bidang untuk dapat menghasilkan uang. Apa pun yang dapat dikerjakan akan dilakukannya. Lalu dari hasil kerja kerasnya itu, dia bisa travelling.

Tahun 2016 saat semester empat, Sururoh untuk pertama kalinya ke luar negeri, yaitu Malaysia. Dia mencari tiket murah dari maskapai yang sedang memberikan promosi.

“Pertama kali aku keluar negeri itu tahun 2016. Aku pesan tiket dari September untuk keberangkatan Januari. Harga tiketnya Rp495 ribu pulang-pergi,” kata mahasiswi semester delapan ini sebagaimana dilansir dari iNews.id di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Perjalanannya ke Malaysia saat itu merupakan pertama kali naik pesawat. Dia mengaku sangat senang karena keinginannya travelling ke luar negeri dapat terwujud.

Sururoh mengatakan, stastus sebagai mahasiswa merupakan kesempatan melakukan banyak hal. Selama yang dilakukan hal-hal positif, maka lakukan. Jangan menyia-nyiakan kesempatan saat menjadi mahasiswa. Pelajaran tidak hanya didapat saat di kelas.

Untuk mahasiswa yang ingin jalan-jalan ke luar negeri, Sururoh membagikan tips berikut ini.

Hal pertama yang harus Anda miliki adalah paspor. Anda dapat membuat pasport di kantor imigrasi terdekat.

“Pastikan kamu punya paspor. Paspor kamu masa berlakunya minimal enam bulan,” kata Sururoh.

Kedua, carilah tiket-tiket murah dari maskapai yang sedang memberikan promosi. Selain itu, Anda juga harus memesan tiket jauh sebelum keberangkatan.

“Hunting tiket murah supaya dapet murah, lalu beli tiketnya jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Cari juga pesawat yang low fare tanpa bagasi,” ujarnya.

Ketiga, list semua barang yang Anda butuhkan dan pastikan tidak ada yang tertinggal. Jangan membawa banyak barang tidak penting karena akan membuat koper Anda berat, seperti membawa baju terlalu banyak. Hal ini juga untuk mengantisipasi beli bagasi tambahan saat Anda membawa banyak oleh-oleh dari sana.

“Jangan bawa barang banyak, cukup setengah isi koper cabin dan bagpack. Kamu di luar negeri biasanya kilaf beli oleh-oleh. Jadi, kamu enggak perlu beli bagasi tambahan,” kata Sururoh.

Keempat, jika Anda traveller pemula, bisa mengunjungi negara-negara Asia Tenggara yang bebas visa. Hal ini dapat menghemat budget Anda.

“Untuk traveler pemula, coba ke Asia karena sebagian besar negara Asia, khususnya Asia Tenggara bebas visa. Kalau mau ke luar Asia, cari yang bebas visa. Jadi, enggak mengeluarkan duit buat bikin visa,” ujarnya.

Kelima, jika Anda minim budget, ajak teman-teman untuk travelling bersama. Anda dapat menghemat ongkos saat jalan-jalan karena ongkos ditanggung bersama.

“Usahakan bersama teman, sehingga ongkos bisa ditanggung bersama. Semakin banyak, semakin bagus,” katanya.

Keenam, tukarkan mata uang rupiah ke mata uang dolar. Selain menghindari kerepotan mencari money changer, juga menghindari kerugian. Hal ini karena kurs mata uang rupiah biasanya akan bernilai lebih rendah di negara tujuan.

“Kalau bisa, tukarkan uang kamu ke mata uang dolar. You know, mata uang Indonesia kan kecil kalau ditukar di luar negeri dapatnya makin kecil. Misalnya waktu aku ke Kamboja, 1 dolar di Indonesia Rp13.000, namun 1 dolar di Kamboja Rp22.000. Hampir setengahnya, kan beda jauhnya. So, lebih baik tukar ke dolar dahulu,” ujarnya.

Ketujuh, pesanlah hotel sebelum Anda berangkat. Disarankan memesannya melalui aplikasi online karena lebih murah.

“Jangan pernah pesan hotel ketika kamu sampai di sana. Pesanlah hotel di aplikasi seperti booking.com, karena lagi-lagi perbedaan harga. Waktu di Vietnam, harga asli hotel 10 dolar, namun ketika pesan di aplikasi hanya 8 dolar. Lebih murah kan,” katanya.

Kedelapan, buat rencana perjalanan serinci mungkin. Sebelumnya Anda harus mencari informasi sebanyak mungkin tentang negera tujuan Anda.

“Buat rencana perjalanan serinci mungkin, sehingga kamu enggak kalang kabut ketika di negeri orang,” ujarnya.

Terakhir, jagalah barang-barang bawaan Anda dengan baik. Jangan sampai barang bawaan Anda tertinggal atau dicuri orang lain. Anda tentu tak ingin perjalanan yang seharusnya menyenangkan menjadi kacau.

“Jangan lupa jaga barang bawaan kamu dan jangan lupa berdoa,” kata mahasiswi berdarah Jawa Sudan ini. (mf/to, sumber: www.inews.id)