Mahasiswa UIN Juara II Musabaqah Al-Quran Tingkat ASEAN

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gd. Rektorat, BERITA UIN Online– Dua mahasiswa UIN Jakarta berhasil meraih peringkat dua dalam Musabaqoh Hifdh wa Fahm al-Qur’an tingkat ASEAN yang diselenggarakan Perhimpunan Anggota MABIMS di ICC Berakas, Brunei Darussalam, Minggu-Minggu (28/06-05/07). Keduanya yaitu Amelia Khairunnisa (Mahasiswi Semester II/Jurusan Hubungan Internasional FISIP) dan Badrut Tamam Achmad Mursyid (Mahasiswa Semester VIII/Konsentrasi Syariah FDI).

Dosen Pembimbing Dr Hasani Ahmad Said MA yang mendampingi kedua mahasiswa mengungkapkan, peringkat kedua diperoleh atas perolehan skor mereka dari dua kategori yang dilombakan, yakni hifdh dan fahmil Qur’an  untuk kategori 10 juz dan 30 juz. “Alhamdulillah kita masih bisa menjadi yang terbaik setelah Malaysia juara pertama, lalu Brunei Darussalam dan Singapura juara ketiga dan keempat,” ungkapnya, Selasa (06/07).

Diketahui, musabaqoh yang mengikutsertakan utusan dari negara anggota MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) ini diselenggarakan untuk keempat kalinya sejak dimulai 2009 lalu. Pada tahun ini, dua cabang dilombakan, hafalan dan pemahaman 30 Juz Al-Quran untuk peserta usia maksimal 30 tahun dan 10 juz untuk peserta usia maksimal 20 tahun.

Selain Amelia Khairunnisa dan Badrut Tamam Achmad Mursyid, masing-masing mewakili kelompok 10 juz dan 30 juz, kegiatan juga diikuti enam kontestan lain dari empat negara lain. Mohammad Hazmie bin Haji Metussin (Brunei Darussalam), Farihah binti Zulkifli (Malaysia), dan Muhammad Ilyas bin Mohammad Asraff (Singapura) untuk kategori 30 juz. Selanjutnya, Assrinna binti Haji Ibrahim (Brunei Darussalam), Putri Nur Nadia binti Bakri (Malaysia), dan Muhammad Jabir bin Azmie (Singapura) untuk kategori 10 juz.

Kepada BERITA UIN Online, baik Amelia maupun Badruttamam mengaku bahagia. Kendati harus berada di posisi kedua, namun mereka bisa turut mengharumkan nama Indonesia di tingkat regional. Terlebih keduanya diutus menjadi satu-satunya tim yang mewakili Indonesia. “Mudah-mudahan di kesempatan berikutnya, kami bisa meningkatkan prestasi lebih baik lagi,” harap Amelia.

Menanggapi prestasi tersebut, Rektor Prof Dr Dede Rosyada MA menyampaikan apresiasinya. Selain mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah mempercayai UIN Jakarta mewakili kegiatan dua tahunan, rektor juga menyampaikan penghargaan atas perjuangan kedua mahasiswa tersebut.(zm)