Mahasiswa STAIN Cirebon Kunjungi UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter Akhwani Subkhi

Gedung FITK, UINJKT OnlineSebanyak 30 mahasiswa yang juga para pengurus BEM Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon mengadakan studi banding ke Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta, Senin (23/2). Kedatangan mereka disambut hangat Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Abdul Haris MA dan para pengurus BEM FITK, di ruang teater lantai 1.

Menurut dosen pendamping rombongan Maman Dzul Iman MA kunjungan ini merupakan agenda rutin pengurus BEM yang sudah berjalan beberapa tahun. Kunjungan ini bertujuan guna memperoleh informasi tentang kegiatan belajar mengajar di UIN Jakarta, khususnya FITK. ”Kami ingin sharing ide tentang program kerja dan kegiatan kemahasiswaan. Diharapkan kunjungan ini saling menguntungkan,” katanya.

Presiden BEMJ Tarbiyah STAIN Cirebon, Afif, mengatakan, kunjungan ini di antaranya juga untuk mengetahui proses perubahan dari STAIN ke IAIN. STAIN Cirebon sebelumnya merupakan cabang dari IAIN (sekarang UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan hanya membuka satu fakultas yakni Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati Cirebon. Setelah berdiri sendiri, lembaga pendidikan tinggi Islam di bawah Departemen Agama itu kemudian berubah menjadi STAIN.

”Kami ingin mengadopsi bagaimana proses perubahan status tersebut hingga kemudian menjadi universitas,” katanya. Selain itu, kami juga ingin menjalin komunikasi antar Fakultas Tarbiyah se- Jawa Barat dan Banten.

Sementara Ketua BEM FITK, Aris Maulana Akbar, mengaku senang terhadap kunjungan rekannya dari mahasiswa STAIN Cirebon. ”Kami sangat apresiatif karena bisa bersilaturrahmi dengan teman-teman STAIN Cirebon dan bisa melihat beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh mereka,” ungkap Aris.

Seusai berdialog di ruang teater, mahasiswa STAIN Cirebon kemudian berkeliling kampus serta sejumlah gedung. Di antaranya perpustakaan FITK dan Perpustakaan Utama, laboratorium bahasa, fisika, komputer, Pusat Laboratorium Terpadu, gedung Auditorium Utama, dan gedung Student Center atau pusat kegiatan mahasiswa.


Mahasiswa STAIN Cirebon Kunjungi UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter Akhwani Subkhi

Gedung FITK, UINJKT OnlineSebanyak 30 mahasiswa yang juga para pengurus BEM Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon mengadakan studi banding ke Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta, Senin (23/2). Kedatangan mereka disambut hangat Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Abdul Haris MA dan para pengurus BEM FITK, di ruang teater lantai 1.

Menurut dosen pendamping rombongan Maman Dzul Iman MA kunjungan ini merupakan agenda rutin pengurus BEM yang sudah berjalan beberapa tahun. Kunjungan ini bertujuan guna memperoleh informasi tentang kegiatan belajar mengajar di UIN Jakarta, khususnya FITK. ”Kami ingin sharing ide tentang program kerja dan kegiatan kemahasiswaan. Diharapkan kunjungan ini saling menguntungkan,” katanya.

Presiden BEMJ Tarbiyah STAIN Cirebon, Afif, mengatakan, kunjungan ini di antaranya juga untuk mengetahui proses perubahan dari STAIN ke IAIN. STAIN Cirebon sebelumnya merupakan cabang dari IAIN (sekarang UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan hanya membuka satu fakultas yakni Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati Cirebon. Setelah berdiri sendiri, lembaga pendidikan tinggi Islam di bawah Departemen Agama itu kemudian berubah menjadi STAIN.

”Kami ingin mengadopsi bagaimana proses perubahan status tersebut hingga kemudian menjadi universitas,” katanya. Selain itu, kami juga ingin menjalin komunikasi antar Fakultas Tarbiyah se- Jawa Barat dan Banten.

Sementara Ketua BEM FITK, Aris Maulana Akbar, mengaku senang terhadap kunjungan rekannya dari mahasiswa STAIN Cirebon. ”Kami sangat apresiatif karena bisa bersilaturrahmi dengan teman-teman STAIN Cirebon dan bisa melihat beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh mereka,” ungkap Aris.

Seusai berdialog di ruang teater, mahasiswa STAIN Cirebon kemudian berkeliling kampus serta sejumlah gedung. Di antaranya perpustakaan FITK dan Perpustakaan Utama, laboratorium bahasa, fisika, komputer, Pusat Laboratorium Terpadu, gedung Auditorium Utama, dan gedung Student Center atau pusat kegiatan mahasiswa.