Mahasiswa Polandia Belajar Islam di UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

International Office, BERITA UIN Online — Dua mahasiswa asing beroleh kesempatan mempelajari Islam dan Indonesia di UIN Jakarta melalui Program Darmasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kedua mahasiswa itu adalah Anna Chmielewska asal Polandia dan Chanoknan Pasuro asal Tailand. Keduanya beroleh kesempatan belajar selama 3 bulan.

Anna Chmielewska, gadis kelahiran 4 Oktober 1984, mempelajari Islam dan Bahasa Arab di Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta. Pilihannya tidak lepas dari minat studinya sebagai mahasiswa Studi Islam tingkat magister tahun kedua pada Departemen Studi-Studi Islam dan Arab di Universitas Warsawa.

Chmielewska sebelumnya menyelesaikan studi magisternya di jurusan Ilmu Politik di Universitas Warsawa dan Universitas Suleyman Demiral, Isparta Turki. Ketertarikannya pada Politik dan Kebudayaan Islam dan Arab membawanya belajar di berbagai universitas, termasuk mengikuti kuliah tentang Islam di UIN Jakarta.

“Belajar di Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta menjadi peluang terbesarku untuk mengenal Islam dalam spektrum yang lebih luas. Dengan latar belakang pendidikan Ilmu Politik, tujuan utamaku adalah memahami budaya Islam, dan berdasar ini saya ingin mengetahui aspek politik dalam dunia Islam sendiri,” kata Anna di International Office UIN Jakarta, Jumat (29/6).

Chmielewska menambahkan, pembelajarannya tentang Islam di UIN Jakarta menjadi bekal baginya untuk mengambil program doktoral di bidang Studi Islam dan Arab. “Saya berharap, Fakultas ini menjadi sumber utamaku sekaligus memberiku pemahaman lebih baik tentang Islam secara keseluruhan,” harap dia.

Sementara Pasuro, selain tertarik mempelajari Islam, juga tertarik belajar bahasa dan budaya Indonesia. Menurutnya, bahasa dan budaya Indonesia sangat unik mengingat masyarakatnya memiliki keragaman etnik lebih luas dibanding Thailand maupun negara-negara ASEAN lainnya. “Saya sangat menyukai bahasa, kultur, dan tradisi yang berkembang di Indonesia,” ungkapnya.

Pasuro sebelumnya tercatat sebagai sarjana lulusan Manajemen Teknologi Agro Industri pada Prince Songkla University dan Bidang Studi Keguruan pada Rajapark Institute Bangkok Thailand. Saat ini, Pasuro merupakan guru Ilmu Pengetahuan Alam pada Betong Wiraratprasan School, Yala, Thailand.

Direktur International Office UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Yenny Ratna Yuningsih Ph.D menilai positif kedua mahasiswa asing untuk belajar Islam dan Indonesia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurutnya, UIN Jakarta sebagai universitas Islam terbesar di Indonesia memiliki sikap terbuka bagi mahasiswa-mahasiswa asing untuk belajar Islam dan Indonesia. “Mudah-mudahan program ini bisa terus berlanjut,” harapnya. (Zaenal Muttaqin)