Mahasiswa Konghuchu Belajar di UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Sidang Utama, BERITA UIN Online-- Dalam waktu dekat, sejumlah mahasiswa Konghuchu akan belajar di UIN Jakarta. Hak tersebut merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman antara UIN Jakarta dengan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

Keduanya sepakat menandatangani Nota Kesepahaman penyelenggaraan Program Khusus Pendidikan Sarjana dan Magsiter Perbandingan Agama Konsentrasi Agama Konghucu.

Penandatanganan Nota Kesepahaman itu dilakukan langsung Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat dan Ketua Umum MATAKIN Ws Wawan Wiratma di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Kamis (7/2/2013).

Untuk melaksanakan Nota Kesepahaman tersebut, MATAKIN akan merekrut dan mengirimkan para mahasiswanya untuk belajar di UIN Jakarta dalam bidang Agama Konghuchu.

Rektor dalam sambutannya menjelaskan, kerjasama ini penting untuk menguatkan kerukunan antarumat beragama. “Kita umat Islam itu terbuka bagi siapa saja. Karena itu, UIN Jakarta juga menerima mahasiswa yang bukan Islam,” katanya.

Sementara Wawan Wiratma menyatakan, bahwa pihaknya dengan umat Islam itu mempunyai hubungan baik. “Dengan warga Muslim, kami dekat sekali. Saya sendirti belajar Islam sejak SMP sampai SMA. Jadi selama 6 tahun saya belajar Islam,” akunya.

Nota Kesepahaman ini, terang dia, adalah bentuk hubungan dan dialog yang baik antarpemeluk agama yang berbeda, terutama Islam dengan Konghuchu. “Kita ingin tunjukkan kepada dunia, bahwa kita hidup dengan masyarakat Muslim itu akur-akur saja,” tandasnya.

Lantaran itu pula, pihaknya mempertanyakan kenapa pemeluk-pemeluk lain sering konflik dan salahpaham dengan umat Islam. “Sedikit-sedikit mengadu ke PBB atau lembaga mana,” kritiknya.

Para wakil rektor, sejumlah dekan dan pembantu dekan, serta tamu undangan turut menyaksikan acara tersebut dengan khidmat dan keakraban. (Saifudin)