Mahasiswa Galang Bantuan Bencana Situ Gintung

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Irma Wahyuni dan Jamilah

Situ Gintung, UINJKT Online Sejumlah unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan BEM UIN Jakarta masih terlihat aktif membantu para korban atas bencana jebolnya tanggul Situ Gintung, Jumat (27/3).

“Begitu mendengar berita bencana alam ini, kami langsung menggerakan seluruh jajaran BEM dan para mahasiwa yang kita kenal untuk segera terjun memberi bantuan dan mendirikan posko di lokasi bencana, apalagi UMJ dan STIE Ahmad Dahlan adalah tetangga dekat kita,” ujar Menteri Sosial dan Politik BEM UIN Jakarta, Jelita Septina Jamallia, saat ditemui UINJKT Online  di sela-sela kesibukannya di lokasi bencana.

Para mahasiswa memberikan bantuan sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. Misalnya BEM Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), kelompok mahasiswa pecinta alam Ranita, dan Gerakan Pramuka yang sibuk mengobati para korban luka gores dan luka tusuk. Selain menyediakan obat-obatan, logistik, peralatan dan tenaga medis, mereka juga berperan serta dalam proses evakuasi dan rehabilitasi korban.

Dalam proses pemberian bantuan, BEM FKIK bekerja sama dengan Rumah Sakit Syahid UIN Jakarta dan RS Fatmawati. Sedangkan Ranita bekerja sama dengan Dompet Dhu’afa dan TPI bahu membahu membantu para korban. Bantuan yang diberikan berupa obat-obatan, perawatan medis, dapur umum, sandang dan pangan serta rehabilitasi.

“Kami sudah stand by di sini sejak pukul 07.00 pagi dan langsung bergerak melakukan evakuasi bersama tim SAR Nasional,” papar Zarkasih Tanjung, Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Ranita.

 

Mahasiswa Galang Bantuan Bencana Situ Gintung

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Irma Wahyuni dan Jamilah

Situ Gintung, UINJKT Online Sejumlah unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan BEM UIN Jakarta masih terlihat aktif membantu para korban atas bencana jebolnya tanggul Situ Gintung, Jumat (27/3).

“Begitu mendengar berita bencana alam ini, kami langsung menggerakan seluruh jajaran BEM dan para mahasiwa yang kita kenal untuk segera terjun memberi bantuan dan mendirikan posko di lokasi bencana, apalagi UMJ dan STIE Ahmad Dahlan adalah tetangga dekat kita,” ujar Menteri Sosial dan Politik BEM UIN Jakarta, Jelita Septina Jamallia, saat ditemui UINJKT Online  di sela-sela kesibukannya di lokasi bencana.

Para mahasiswa memberikan bantuan sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. Misalnya BEM Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), kelompok mahasiswa pecinta alam Ranita, dan Gerakan Pramuka yang sibuk mengobati para korban luka gores dan luka tusuk. Selain menyediakan obat-obatan, logistik, peralatan dan tenaga medis, mereka juga berperan serta dalam proses evakuasi dan rehabilitasi korban.

Dalam proses pemberian bantuan, BEM FKIK bekerja sama dengan Rumah Sakit Syahid UIN Jakarta dan RS Fatmawati. Sedangkan Ranita bekerja sama dengan Dompet Dhu’afa dan TPI bahu membahu membantu para korban. Bantuan yang diberikan berupa obat-obatan, perawatan medis, dapur umum, sandang dan pangan serta rehabilitasi.

“Kami sudah stand by di sini sejak pukul 07.00 pagi dan langsung bergerak melakukan evakuasi bersama tim SAR Nasional,” papar Zarkasih Tanjung, Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Ranita.