Mahasiswa FEB Lulus Seleksi Perusahaan Jerman

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FEB, BERITA UIN Online— Satu lagi sivitas akademik UIN Jakarta yang dapat menembus prestasi membanggakan. Adalah Nunu Uswatun Chasanah, mahasiswa semester 7 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, diterima pada perusahaan kertas karton internasional asal Jerman, BHS Corrugated Machinery (www.bhs-world.com).

“Satu dari tiga mahasiswa FEB UIN Jakarta diterima. Namanya Nunu (Nunu Uswatun Chasanah), ” ujar Ketua Program Studi Manajemen FEB Dr A Dumyathi Bashori MA di Gedung FEB, Kamis (12/9/2013). Selain Nunu, dua mahasiswa FEB yang turut dalam seleksi itu adalah Mohammad Yusuf dan Bimo Wareh Satrio Utomo.

Dijelaskannya, ketiga mahasiswa FEB itu telah mengikuti sejumlah tes dari perusahaan yang bermarkas di Shanghai itu. Tapi, setelah diseleksi hanya Nunu yang lulus. Setelah dinayatakan lulus, Nunu akan menjalani program intership selama 6 bulan di Shanghai, Cina. “Semua biaya ditanggung perusahaan,” katanya.

Menurut CEO BHS, Ralf Mattheis,  pihaknya tertarik merekrut mahasiswa FEB UIN Jakarta, karena mereka adalah mahasiswa yang layak bekerja di perusahaan yang mempunyai cabang di Kroasia, Amerika, Brasil, dan Cina.

“Kami terkesan pada mahasiswa,  yang ternyata mereka sangat antusias dan layak untuk bekerja di dunia internasional,” ujar Mattheis usai wawancara dengan tiga mahassiwa di Ruang Dekanat.

Ia menambahkan, sampai saat ini perusahaan yang punya motto “we love what we do, more than technology dan solutions tomorrow are ideas today’” ini, belum punya karyawan asal Indonesia. Melihat banyak potensi mahasiswa fEB,  Mattheis merasa tertantang merekrut tenaga kerja dari Indonesia.

“Maklum dari sekitar 300 karyawan BHS Shanghai tidak ada seorangpun berasal dari Indonesia, sekitar 200 berasal dari China, dan lainnya dari Vietnam, Thailand, Malaysia, India, dan Philipina,’ papar dia.

Nunu sendiri mengaku gembira atas kelulusannya itu. Sejak awal ia optimistis diterima dan laik bekerja di perusahaan internasional. “Saya tertantang untuk dapat berkarya di usia muda di sebuah perusahaan Jerman di Cina, bahkan saya berinisiatif menulis skripsi membangun internal control perusahaan yang efektif dan berkembang merebut pangsa pasar Asia yang kian tumbuh besar,” ujar Nunu berusaha meyakinkan CEO.

Seperti diketahui, BHS adalah perusahaan pembuat kertas karton terbaik dunia yang berdiri sejak 1717 dan menguasai lebih 50% dalam bidang pabrikasi karton global. Kendati perusahaan BHS baru resmi membuka cabang penjualannya di Jakarta, namun perusahaan ini sudah punya sekitar 50 konsumen tetap di Indonesia sejak beberapa dekade silam. Dua perusahaan kertas nasional kenamaan berada di jajaran konsumen teratas,  yaitu APP dan Sinarmas. ( D Antariksa/ Saifudin)