Mahasiswa Farmasi Laksanakan PKL

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
98 Mahasiswa semester VII Prodi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Selatan, Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Utara, dan Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan. Kegiatan PKL berlangsung sejak pertengan Februari hingga akhir April ini.

98 Mahasiswa semester VII Prodi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Selatan, Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Utara, dan Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan. Kegiatan PKL berlangsung sejak pertengan Februari hingga akhir April ini.

Jakarta, BERITA UIN Online—98 Mahasiswa semester VII Prodi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Selatan, Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Utara, dan Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan. Kegiatan PKL berlangsung sejak pertengan Februari hingga akhir April ini.

            Data akademik Prodi Farmasi mencatat, kegiatan PKL merupakan praktikum wajib semester VII Prodi Farmasi dari mata kuliah Praktikum Rumah Sakit. Dalam melaksanakan praktikum dengan bobot 1 SKS ini, mahasiswa peserta akan dibimbing oleh apoteker rumah sakit lokasi PKL.

            Seluruh kegiatan praktikum nantinya dituliskan masing-masing peserta untuk dilaporkan ke Prodi Farmasi dan rumah sakit tempat praktikum. Laporan dimaksud adalah laporan Pemantauan Terapi Obat (PTO) selama satu minggu terakhir di RS.

Selama melakukan praktikum, mahasiswa peserta PKL melakukan kegiatan produksi obat nonsteril seperti pembuatan kapsul dan sirup, produksi obat steril seperti pembuatan obat sitostatik (untuk kemoterapi atau kanker), melakukan pekerjaan kefarmasian berupa dispensing (Penyiapan Obat) di rawat jalan, dan melakukan PTO  dan penyiapan obat single dose di rawat inap.

            Jeki, salah satu peserta PKL di RS Fatmawati mengaku kegiatan PKL membuatnya mendapatkan wawasan tentang kefarmasian lebih luas dibanding di kelas perkuliahan biasa. “Kita menjadi mengetahui dunia farmasi yang sebenarnya, fungsi apoteker sesungguhnya, dan kerjasama antar sejawat profesi. Menjadikan kita merasakan benar-benar di dunia kerja,” ujarnya.

            Rekan Jeki, Ikhda Khullatil Mardliyah juga berpendapat sama. Dara manis asal Jepara ini mengaku senang dengan kegiatan PKL yang dilakukannya. “Bimbingan dari para apoteker di tempat PKL memperkaya pemahaman soal kefarmasian,” katanya.

            Dekan FKIK Prof. Dr. Arief Sumantri SKM berharap kegiatan PKL ini menjadikan mahasiswa Farmasi sebagai sarjana farmasi yang unggul di bidangnya. Sebab dengan PKL, mereka bisa mengetahui keahlian yang harus dipenuhi seorang apoteker, termasuk dedikasi yang harus mereka lakukan bagi profesinya. (Laporan :Ikhda Khullatil Mardliyah)