Lampung, BERITA UIN Online— Minimnya pengetahuan tentang cara pengelolaan zakat menjadikan puluhan masyarakat Desa Negara Batin, Jabung, Lampung Timur, selaku sasaran  penyuluhan mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan (BPI), Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDIKOM) UIN Jakarta. Bekerjasama dengan Unit Pengelola Zakat (UPZ) setemppat, Mahasiswa BPI mengadakan penyuluhan zakat bertema, “Zakat Tanda Cinta, Cinta Allah dan Cinta Sesama”  bertempat di Mushola Asy-Syariah, Kamis (07/12/2017).

Penanggungjawab kegiatan sekaligus pemateri penyuluhan, Kharisma Adam menjelaskan, salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan peran Unit Pengelola Zakat (UPZ), serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang ruang lingkup zakat. Kendati demikian, menurutnya kegiatan ini nantinya akan dilakukan secara berkelanjutan hingga proses penyuluhan bisa tercapai yaitu, sasaran bukan sekedar tahu tetapi mampu, dan mau melaksanakan apa yang telah mereka suluh yaitu, zakat.

“Tentunya kami  melakukan penyuluhan tidak hanya  satu pertemuan saja, akan tetapi ada beberapa pertemuan yang membahas hal serupa dengan waktu dan tempat yang warga sendirlah yang akan menentukan,”ujarnya.

Kondisi minimnya pengetahuan ini diakui Ketua UPZ Desa setempat, Temenggung Ramli Hamdani. Ia mengatakan saat ini kegiatan zakat yang masyarakat ketahui hanyalah zakat fitrah. “Ketika berzakat masyarakat disini biasanya langsung memberikannya kepada penerima zakat tanpa melalui UPZ ini,”ungkapnya.

Ramli memberikan apresiasinya kegiatan penyuluhan tersebut, Ia berharap agar setelah mengikuti kegiatan penyuluhan ini, masyarakat tentu bisa memahami makna zakat secara luas, serta mengetahui peran UPZ dalam pengelolaan zakat di Desa  Negara Batin, tegasnya.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi pembuka kegiatan penyuluhan peserta praktikum makro mahasiswa BPI. Dalam prosesnya penyuluhan zakat berjalan lancar, serta semangat masyarakat terlihat ketika beberapa dari mereka aktif bertanya kepada pemateri penyuluhan. (farah nh/hasanah/zm)

Share This