Petugas pengibar bendera melintas di depan peserta Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di lapangan UIN Jakarta, Senin (21/8/2017). Acara tersebut merupakan gladi resik persiapan pembukaan kegiatan PBAK bagi mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018 pada 22- 24 Agustus 2017 mendatang. (Foto: Hermanuddin)

Lapangan UIN, BERITA UIN Online – Sekitar 6.000 mahasiswa baru dari 11 fakultas mengikuti upacara gladi resik pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di lapangan UIN Jakarta, Senin (21/8/2017). Acara gladi resik dilakukan agar pelaksanaan upacara pembukaan PBAK yang akan digelar Selasa (22/8/2017) besok berjalan dengan tertib dan lancar.

Sejak pagi, ribuan mahasiswa baru dengan mengenakan batik beragam motif dan warna memenuhi lapangan upacara. Mereka berbaris sesuai fakultasnya masing-masing dengan formasi huruf U. Pengaturan dan pelaksanaan upacara gladi resik dipimpin sepenuhnya oleh Resimen Mahasiswa (Menwa) Wiradharma dan Dewan Mahasiswa Universitas (Dema-U) yang dibantu Dewan Mahasiswa Fakultas (Dema-F). Sedangkan sebagai pengarah adalah Bagian Kemahasiswaan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusron Razak kepada BERITA UIN Online mengutarakan, upacara glad resik pembukaan PBAK dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal dan skenario. Gladik resik dilakukan tak hanya untuk mengevaluasi jalannya rangkaian acara tetapi juga seluruh pengisi acara yang akan bertugas dan terlibat pada acara pembukaan.

“Jika di sana-sini masih banyak kekurangan, nanti akan disempurnakan. Itulah gunanya gladi resik,” katanya.

Yusron berharap kegiatan PBAK bagi mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018 yang akan dimulai Selasa besok dapat berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu ia meminta agar seluruh warga sivitas akademika UIN Jakarta turut mendukung dan mendoakan kegiatan tersebut.

Yusron juga mengatakan, pada saat yang bersamaan juga akan hadir Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacuku. Menhan di antarannya akan menyampaikan pidato kebangsaan tentang bela negara di depan ribuah mahasiswa.

“Insya Allah mahasiswa UIN Jakarta juga juga akan mendeklarasikan isu kebangsaan terkait kebhinekaan dan Negara Kesatuan Repuklik Indonesia,” ujarnya. (ns)

Share This