Mahasiswa Baru FSH Ikuti Muhasabah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

 

Aula Student Center, UIN Online – Ratusan mahasiswa baru Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) mengikuti muhasabah di Aula Student Center, Jumat-Sabtu (4-5/9). Muhasabah merupakan agenda rutin tahunan FSH untuk membekali mahasiswa baru tentang proses belajar efektif di perguruan tinggi dan pembinaan rohani mahasiswa. Muhasabah kali ini dipandu oleh Dr Ahmad Supriyadi, yang menjelaskan tentang proses belajar efektif di perguruan tinggi.

 

Dekan FSH Prof Dr Muhammad Amin Suma, mengatakan pihaknya merasa terpanggil memberikan bekal yang dibutuhkan mahasiswa baru yang belum didapatkan pada saat Program engenalan Studi dan Almamater (Propesa) khususnya pembinaan rohani mahasiswa. Melalui muhasabah diharapkan mahasiswa dapat mengintegrasikan tiga kecerdasan, yakni kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. “Kegiatan ini juga untuk menjalin ukhuwah antar mahasiswa lintas prodi,” katanya.

 

Sementara itu, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Ahmad Thib Raya mengapresiasi kegiatan ini karena setiap tahun FSH selalu mengajak mahasiswa barunya untuk bermuhasabah.

 

Thib Raya menyatakan, tahun ini UIN tidak mengadakan kegiatan muhasabah bagi mahasiswa baru yakni training ESQ sebagaimana tahun lalu.

 

“Tahun ini tidak ada training ESQ untuk mahasiswa baru karena menurut tim ESQ waktu pelaksanaan perkuliahan terlalu dekat,” ungkapnya.  Ia menegaskan bahwa muhasabah ini bisa menjadi muhasabah sufla atau muhasabah ulya. Muhasabah sufla ialah muhasabah untuk melihat sesuatu yang akan dihadapi di masa mendatang, sedangkan muhasabah ulya ialah muhasabah untuk memberi kesempatan melihat apa yang sudah dialami di masa lalu.

 

Ia mengharapkan melalui muhasabah mahasiswa baru nantinya bisa menjadi manusia yang arif. Untuk menjadi manusia arif harus melakukan muhasabah, mujahadah dan riyadah secara terus menerus. []

Mahasiswa Baru FSH Ikuti Muhasabah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

 

Aula Student Center, UIN Online – Ratusan mahasiswa baru Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) mengikuti muhasabah di Aula Student Center, Jumat-Sabtu (4-5/9). Muhasabah merupakan agenda rutin tahunan FSH untuk membekali mahasiswa baru tentang proses belajar efektif di perguruan tinggi dan pembinaan rohani mahasiswa. Muhasabah kali ini dipandu oleh Dr Ahmad Supriyadi, yang menjelaskan tentang proses belajar efektif di perguruan tinggi.

 

Dekan FSH Prof Dr Muhammad Amin Suma, mengatakan pihaknya merasa terpanggil memberikan bekal yang dibutuhkan mahasiswa baru yang belum didapatkan pada saat Program engenalan Studi dan Almamater (Propesa) khususnya pembinaan rohani mahasiswa. Melalui muhasabah diharapkan mahasiswa dapat mengintegrasikan tiga kecerdasan, yakni kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. “Kegiatan ini juga untuk menjalin ukhuwah antar mahasiswa lintas prodi,” katanya.

 

Sementara itu, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Ahmad Thib Raya mengapresiasi kegiatan ini karena setiap tahun FSH selalu mengajak mahasiswa barunya untuk bermuhasabah.

 

Thib Raya menyatakan, tahun ini UIN tidak mengadakan kegiatan muhasabah bagi mahasiswa baru yakni training ESQ sebagaimana tahun lalu.

 

“Tahun ini tidak ada training ESQ untuk mahasiswa baru karena menurut tim ESQ waktu pelaksanaan perkuliahan terlalu dekat,” ungkapnya.  Ia menegaskan bahwa muhasabah ini bisa menjadi muhasabah sufla atau muhasabah ulya. Muhasabah sufla ialah muhasabah untuk melihat sesuatu yang akan dihadapi di masa mendatang, sedangkan muhasabah ulya ialah muhasabah untuk memberi kesempatan melihat apa yang sudah dialami di masa lalu.

 

Ia mengharapkan melalui muhasabah mahasiswa baru nantinya bisa menjadi manusia yang arif. Untuk menjadi manusia arif harus melakukan muhasabah, mujahadah dan riyadah secara terus menerus. []