Maftuh Basyuni Akan Dianugerahi Doktor HC

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone





 

Gedung Rektorat, UINJKT Online – UIN Jakarta akan menganugerahkan Doktor Honouris Causa (Doktor HC) kepada Menteri Agama H Muhammad Maftuh Basyuni SH. Penganugerahan diberikan karena Maftuh Basyuni dinilai cukup berjasa dalam pengembangan pendidikan dan masyarakat Islam. “UIN Jakarta akan menganugerahkan beliau karena cukup banyak berjasa,” ujar Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar saat memimpin rapat persiapan penganugerahan doktor HC di ruang sidang utama, Kamis (23/10).

 

Rencananya, penganugerahan terhadap Maftuh Basyuni akan dilakukan pada 22 Nopember mendatang d Auditorium Utama. Sejumlah kerabat Maftuh, baik di lingkungan pemerintahan pusat maupun perwakilan negara asing diundang untuk menghadiri acara tersebut.

 

Muhammad Maftuh Basyuni lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 4 Nopember 1939. Pendidikan formalnya ditempuh di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi (1968) selepas lulus dari Pondok Modern Gontor, Jawa Timur.

 

Smentara jabatan yang pernah diembannya adalah  Dua Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman, Ketua Delegasi RI pada Pertemuan Tingkat Menteri Organisasi Konferensin Islam (OKI), Sekretaris Negara pada Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Kepala Rumah Tangga Kepresidenan saat Presiden Soeharto, dan Sekretaris Pribadi Dubes Ri di Jeddah.

 

Sejak 2004, ia kemudian diangkat sebagai Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Bersatu pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (ns)

Maftuh Basyuni Akan Dianugerahi Doktor HC

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone





 

Gedung Rektorat, UINJKT Online – UIN Jakarta akan menganugerahkan Doktor Honouris Causa (Doktor HC) kepada Menteri Agama H Muhammad Maftuh Basyuni SH. Penganugerahan diberikan karena Maftuh Basyuni dinilai cukup berjasa dalam pengembangan pendidikan dan masyarakat Islam. “UIN Jakarta akan menganugerahkan beliau karena cukup banyak berjasa,” ujar Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar saat memimpin rapat persiapan penganugerahan doktor HC di ruang sidang utama, Kamis (23/10).

 

Rencananya, penganugerahan terhadap Maftuh Basyuni akan dilakukan pada 22 Nopember mendatang d Auditorium Utama. Sejumlah kerabat Maftuh, baik di lingkungan pemerintahan pusat maupun perwakilan negara asing diundang untuk menghadiri acara tersebut.

 

Muhammad Maftuh Basyuni lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 4 Nopember 1939. Pendidikan formalnya ditempuh di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi (1968) selepas lulus dari Pondok Modern Gontor, Jawa Timur.

 

Smentara jabatan yang pernah diembannya adalah  Dua Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman, Ketua Delegasi RI pada Pertemuan Tingkat Menteri Organisasi Konferensin Islam (OKI), Sekretaris Negara pada Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Kepala Rumah Tangga Kepresidenan saat Presiden Soeharto, dan Sekretaris Pribadi Dubes Ri di Jeddah.

 

Sejak 2004, ia kemudian diangkat sebagai Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Bersatu pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (ns)