LPM UIN Jakarta akan Audit Lembaga Kemahasiswaan dan UKM

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online-Untuk meningkatkan kualitas dan integritas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan BEM Fakultas, serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN  Jakarta akan melakukan audit atau sertifikasi terhadap semua lembaga kemahasiswaan dan UKM di lingkungan UIN  Jakarta.

“Kemarin Pak Warek III (Dr Abdul Sudarnoto  Hakim MA, red) minta LPM untuk mengaudit lembaga kemahasiswaan, UKM,  Badan Eksekutif Mahasiswa  dan BEMF, ” ujar Ketua LPM Dr Ahmad Syahid, MA di ruang kerjanya, Kantor LPM Gedung Rekrorat, Rabu (18/9/2013).

Dijelaskannya, rencana  audit terhadap sejumlah lembaga kemahaiswaan itu digelar dalam waktu dekat. ” Tahun ini, mungkin bulan ini atau bulan depan,” tambahnya,

Menurutnya, sebelum  tim auditor LPM akan melakukan audit, pihaknya akan menggelar sosialisasi hal tersebut ke UKM dan BEM, serta BEMF.  ” Kita mau woro-woro dulu. Kalau kita tiba-tiba buat audit, mereka nggak siap.  Itu namanya sidak,” tegas dosen Fakultas Psikologi.

Sosialisasi itu dianggap penting, agar mahasiswa mengetahui hal apa saja yang akan diaudit dan bagaimana prosesnya. Selain itu, persiapan psikologis juga sangat penting, sehingga mereka tidak gagap.

Sahid menegaskan, audit terhadap lembaga kemahasiswaan adalah hal langka dan baru UIN Jakarta yang melakukannya. “Ini pertama kali di Indonesia, yang melakukannya adalah UIN Jakarta. Belum pernah ada audit terhadap lembaga kemahasiswaan,” tandasnya.

Sebelumnya, Sudarnoto menegaskan, audit terhadap lembaga kemahasiswaan dan UKM dilakukan, agar kegiatan mahasiswa meningkat kualitasnya. Untuk itu perlu diukur secara empiris. “Caranya dengan audit,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika dalam audit ditemukan lembaga kemahasiswaan atau UK Myang dapat nilai C, maka lembaga kemahasiswaa atau UKM itu dapat dikenai sanksi. (D Antariksa/ Saifudin)