LP2M Luncurkan Program Article Writing and Publishing Grants for Professor

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online– Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) resmi meluncurkan program Article Writing and Publishing Grants for Professor (Penulisan Artikel dan Penerbitan Hibah untuk Profesor).

Hal tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tanggal 10 Oktober 2016 tentang Penerima Article Writing and Publishing Grants for Professor LP2M yang ditandatangani Prof Dr Dede Rosyada MA.

Ketua LP2M Prof Dr M Arskal Salim GP MA menjelaskan, program ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para guru besar yang mempunyai tulisan dalam bahasa Indonesia, namun belum sempat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atau mempunyai tulisan bahasa Inggris, tapi belum dilakukan copy edit.

“Untuk mendukung program tersebut, LP2M mengusulkan kepada universitas supaya ada dana Sebesar Rp 15 juta untuk penerjemahan dan copy edit artikel mereka, setelah itu (dianggap) layak, (artikel tersebut) akan diterbitkan di jurnal internasional,” ujar Arskal usai bertemu dengan Rektor UIN Jakarta di Gedung Rektorat, Senin (10/10/16).

Dengan program ini, lanjut Arskal, diharapkan para guru besar dapat terbantu untuk menerbitkan artikel mereka di jurnal internasional setiap tahun.

“Kita berharap akan semakin banyak produk-produk penelitan UIN Jakarta yang bisa diakses dunia internasional dengan munculnya artikel berbahasa Inggris,” imbuh Arskal.

Ditambahkannya, untuk tahun ini, sudah ada lima guru besar (gubes) yang ditetapkan berdasarkan surat KPA UIN Jakarta yang mendapatkan hibah ini dan masih dibuka lagi kesempatan untuk lima orang guru besar lainnya.

Untuk penterjemahannya, doktor jebolan Universitas Melbourne ini menjelaskan, prosesnya sangat terbuka dengan melakukan penterjemahan sendiri.

“Silahkan diterjemahkan melalui Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Bahasa dan Sastra Inggris, Pusat Pengembangan Bahasa, atau penterjemah profesional di luar UIN Jakarta. Karena bagaimanapun juga, ini bukan pekerjaan yang mudah dan butuh waktu dan skill untuk menerjemahkan,” tegas Arskal.

Untuk proses copy editnya, lanjut Arskal, akan dilakukan oleh para ahli, yaitu mereka yang berasal dari negara berbahasa Inggris.

“Dapat juga dibantu oleh visiting porfesor kita atau research fellow yang tertarik dengan artikel mereka (gubes) dan bisa menjadi peer review mereka sebelum dikirim ke jurnal internasional,” pungkasnya.

Diketahui, lima guru besar yang mendapatkan hibah perdana ini adalah Prof Dr Masykuri Abdillah Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dengan judul Islam and Democracy: The Case of Indonesia in the Reform Era, Prof Dr Asep Usman Ismail MAg Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi dengan judul Integrasi Syariah dengan Tasawuf: Modal Pengembangan Kepribadian Muslim, Prof Dr H Abuddin Nata MA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan judul Eksistensi dan Perkembangan Ilmu Pendidikan Islam di Indonesia, Prof Dr H M Ridwan Lubis Fakultas Ushuludin dengan judul Pembinaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia: Pengalaman Sumatera Utara, dan terkahir Prof Dr M Arskal Salim GP MAg FSH dengan judul Studi Hukum Islam Berbagai Pendekatan: Sebuah Perjalanan Pemikiran. (mf)