Lemlit Terapkan Kritera Khusus Penelitian Kompetitif

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jamilah

Gedung Rektorat, UINJKT OnlineKetua Lembaga Penelitian (Lemlit) UIN Jakarta  Prof Dr H Syamsir Salam mengatakan, untuk meningkatkan kualitas penelitian, Lemlit memberlakukan kriteria penilain khusus untuk penelitian kompetitif. Hal itu dikatakannya saat ditemui UINJKT Online di ruang kerjanya, Jum’at (8/5).

“Untuk penelitian kompetitif, selain dilakukan penelitian terhadap kelengkapan proposal dan isi juga dilakukan terhadap presentasi proposal pada forum seminar proposal penelitian,” ujarnya.

Samsir melanjutkan, agar hasil penilain lebih objektif, selain dihadiri olah para penilai dan para presenter penelitian kompetitif, seminar juga dihadiri oleh para pengusul penelitian individu dan kolektif.

Penelitian kompetitif tahun ini diikuti 63 kelompok dan hanya 36 kelompok yang masuk babak presentasi yang selanjutnya disaring lagi hingga menjadi 10 kelompok.

Sementara jenis penelitian institusional, kolektif dan individual masing-masing diikuti  sebanyak 18 kelompok, 58 kelompok dan 88 orang. Masing-masing akan disaring menjadi 4 kelompok, 20 kelompok dan 30 orang.

Adapun pesertanya, sementara waktu baru melibatkan dosen. “Dalam penelitian ini kami baru melibatkan dosen, mahasiswa belum kami sertakan karena masih terbentur masalah dana,” ungkapnya.

Untuk tingkat mahasiswa, lanjutnya, kami baru mengadakan lomba karya ilmiah . “Namun ke depan kami berharap mahasiswa akan terlibat di dalamnya. Kami selalu mengusahakan hal itu,” ujarnya.

Lemlit Terapkan Kritera Khusus Penelitian Kompetitif

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jamilah

Gedung Rektorat, UINJKT OnlineKetua Lembaga Penelitian (Lemlit) UIN Jakarta  Prof Dr H Syamsir Salam mengatakan, untuk meningkatkan kualitas penelitian, Lemlit memberlakukan kriteria penilain khusus untuk penelitian kompetitif. Hal itu dikatakannya saat ditemui UINJKT Online di ruang kerjanya, Jum’at (8/5).

“Untuk penelitian kompetitif, selain dilakukan penelitian terhadap kelengkapan proposal dan isi juga dilakukan terhadap presentasi proposal pada forum seminar proposal penelitian,” ujarnya.

Samsir melanjutkan, agar hasil penilain lebih objektif, selain dihadiri olah para penilai dan para presenter penelitian kompetitif, seminar juga dihadiri oleh para pengusul penelitian individu dan kolektif.

Penelitian kompetitif tahun ini diikuti 63 kelompok dan hanya 36 kelompok yang masuk babak presentasi yang selanjutnya disaring lagi hingga menjadi 10 kelompok.

Sementara jenis penelitian institusional, kolektif dan individual masing-masing diikuti  sebanyak 18 kelompok, 58 kelompok dan 88 orang. Masing-masing akan disaring menjadi 4 kelompok, 20 kelompok dan 30 orang.

Adapun pesertanya, sementara waktu baru melibatkan dosen. “Dalam penelitian ini kami baru melibatkan dosen, mahasiswa belum kami sertakan karena masih terbentur masalah dana,” ungkapnya.

Untuk tingkat mahasiswa, lanjutnya, kami baru mengadakan lomba karya ilmiah . “Namun ke depan kami berharap mahasiswa akan terlibat di dalamnya. Kami selalu mengusahakan hal itu,” ujarnya.