Lahan UIN Jakarta di Desa Cikuya Masuk Nominasi Lokasi Hari Menanam Nasional 2013

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online–Lahan UIN Jakarta di Desa Cikuya dinominasikan sebagai lokasi Hari Menanam Nasional 2013 oeh Presiden SBY. Kegiatan tersebut akan digelar pada November 2013.

Untuk menilai kelaikan lahan seluas 42 ha tersebut, Direktur Dirjen Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, Dr Ir Bedjo Santoso MSi, bersama rombongan pada Senin, (2/9/2013) lalu telah meninjau lokasi tersebut.

Menurut Santoso, secara umum tanah UIN di Cikuya mememuhi kriteria “Aspek kelayakan sudah memadai untuk dijadikan lokasi kegiatan. Hanya saja masih terkendala akses jalan yang lumayan rusak berat,” katanya.

Untuk kepastiannya, tim pelaksana akan mempertimbangkan beberapa aspek dan membandingkan dengan lokasi lain sebagai pembanding. “Semoga saja pihak Pemda Tangerang dapat segera memperbaiki akses jalan menuju Cikuya dan lahan UIN di Cikuya dapat terpilih untuk pelaksanaan Hari Menanam Nasional bersama Presiden SBY,” imbuhnya.

Terkait hal itu, sebelumnya UIN Jakarta pada Jum’at (12/07/2013), telah menanam 42 ribu batang bibit pohon. Pada tahap awal, lahan tersebut ditanami 3000 batang bibit pohon dengan berbagai jenis tanaman kehutanan seperti Jabon, Jati,  Damar,  Mahoni,  Tanjung,  Lotus,  Pinus,  Meranti dan beberapa jenis tanaman buah-buahan seperti  Duren, Sukun, Nangka serta Sirsak. Kegiatan tersebut terlaksana atas dukungan dari Kementrian Kehutanan.

Menurut anggota tim teknis pemberdayaan lahan Cikuya Dr Ir Iwan Aminudin MSi, penanaman lahan Cikuya ini mempunyai beberapa tujuan. “Tujuan utamanya adalah ingin menyelamatkan lahan tersebut,” ujarnya.

Dijelaskannya, secara fisik lahan tersebut perlu mendapatkan pengamanan.  Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memasang patok, memasang pagar dan menanaminya. “Pemasangan patok dilahan tersebut sudah selesai dilaksanakan sekitar 2 bulan sebelum penanaman,” katanya.

Dalam pelaksanaannya,  seluruh sivitas akademika UIN Jakarta dan masyarakat sekitar akan dilibatkan. “Untuk kegiatan penanaman akan disinergikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat dan kegiatan kemahasiswaan,” imbuhnya. (D Antariksa/Saifudin)