Kuota Penerima Beasiswa UIN Jakarta Bertambah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Gedung Akademik, UIN Online – Kuota Beasiswa bagi mahasiswa UIN Jakarta yang berprestasi dan dari golongan ekonomi lemah pada 2010 mengalami peningkatan, yakni sebanyak 6.467 orang. Hal itu diketahui dari rilis yang dikeluarkan Bagian Kemahasiswaan, di Gedung Akademik, Jumat (26/3).

Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Mahasiswa, Dra Mahmudah Tasyrifatun, mengatakan, sumber beasiswa tahun ini berasal dari lima instansi, yakni Yayasan Supersemar yang menyediakan sebanyak 50 orang,  Beasiswa ORBIT (53 orang), DIPA APBN UIN Jakarta (6.220 orang),  Beasiswa Perum Pegadaian (5 orang), dan Yayasan Beasiswa DKI  (139 orang).

Mahmudah melanjutkan, nilai beasiswa tersebut bervariatif tergantung lembaganya. Yayasan Supersemar sebesar Rp 120 ribu per bulan, Beasiswa Perum Pegadaian sebesar Rp 400 ribu per bulan, Yayasan Beasiswa DKI sebesar Rp 4,2 juta per tahun, Beasiswa ORBIT sebesar Rp 100 ribu per bulan, dan DIPA APBN UIN  sebesar Rp 1,2 juta per tahun.

Sementara itu, Beasiswa Supersemar pada tahun ini ada penambahan kuota sebanyak 14 orang dan hanya diprioritaskan untuk Fakultas Agama saja. Rinciannya yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sebanyak 3 orang, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) 3 orang, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) 2 orang, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) 2 orang, Fakultas Usuluddin (FU) 2 orang, dan Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) 2 orang.

Sedangkan DIPA UIN Jakarta  menerima kuota sebanyak 6.220 orang, diataranya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 975 orang, Fakultas Adab dan Humaniora 550 orang, Fakultas Usuludin dan Filsafat 325 orang, Fakultas Syaria’ah dan Hukum 850 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 625 orang, , dan Fakultas Dirasat Islamiyah 200 orang, Fakultas Psikologi 300 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 800 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 725 rang, Fakultas Kedokteran dan Kesmas 250 orang, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 220 orang.

Mahmudah menegaskan, mahasiswa yang berminat harus memenuhi beberapa persyaratan. Di antara persyaratan tersebut yaitu mahasiswa sudah duduk minimal di semester tiga dengan IPK minimal 3.00. Selain itu mahasiswa juga berasal dari golongan ekonomi lemah yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan serta menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.

“Untuk beasiswa yang berasal dari DIPA UIN Jakarta, syarat lain memperoleh beasiswa mahasiswa aktif kuliah semester 2 sampai dengan semester 10, IP minimal 2,50, Foto copy KTM, Foto copy buku rekening tabungan BRI Kanca Ciputat dan sedang tidak menerima dari instansi manapun,” paparnya.

Setelah persyaratan cukup, mahasiswa dapat mengajukan berkas beasiswa tersebut di fakultas masing-masing paling lambat 25 Maret 2010. Setelah itu,  dari fakultas berkas  diserahakan ke Kantor Bagian Kemahasiswaan di Gedung Akademik Lantai II dalam bentuk form terlampir disertai soft copy-nya paling lambat tanggal 31 Maret 2010.

Sementara itu, khusus untuk beasiswa Yayasan Beasiswa DKI hanya diberikan bagi mahasiswa yang berdomisili di Jakarta dan dapat diajukan pada bulan Juli langsung di kantor Yayasan Beasiswa DKI. []

Kuota Penerima Beasiswa UIN Jakarta Bertambah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Gedung Akademik, UIN Online – Kuota Beasiswa bagi mahasiswa UIN Jakarta yang berprestasi dan dari golongan ekonomi lemah pada 2010 mengalami peningkatan, yakni sebanyak 6.467 orang. Hal itu diketahui dari rilis yang dikeluarkan Bagian Kemahasiswaan, di Gedung Akademik, Jumat (26/3).

Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Mahasiswa, Dra Mahmudah Tasyrifatun, mengatakan, sumber beasiswa tahun ini berasal dari lima instansi, yakni Yayasan Supersemar yang menyediakan sebanyak 50 orang,  Beasiswa ORBIT (53 orang), DIPA APBN UIN Jakarta (6.220 orang),  Beasiswa Perum Pegadaian (5 orang), dan Yayasan Beasiswa DKI  (139 orang).

Mahmudah melanjutkan, nilai beasiswa tersebut bervariatif tergantung lembaganya. Yayasan Supersemar sebesar Rp 120 ribu per bulan, Beasiswa Perum Pegadaian sebesar Rp 400 ribu per bulan, Yayasan Beasiswa DKI sebesar Rp 4,2 juta per tahun, Beasiswa ORBIT sebesar Rp 100 ribu per bulan, dan DIPA APBN UIN  sebesar Rp 1,2 juta per tahun.

Sementara itu, Beasiswa Supersemar pada tahun ini ada penambahan kuota sebanyak 14 orang dan hanya diprioritaskan untuk Fakultas Agama saja. Rinciannya yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sebanyak 3 orang, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) 3 orang, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) 2 orang, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) 2 orang, Fakultas Usuluddin (FU) 2 orang, dan Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) 2 orang.

Sedangkan DIPA UIN Jakarta  menerima kuota sebanyak 6.220 orang, diataranya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 975 orang, Fakultas Adab dan Humaniora 550 orang, Fakultas Usuludin dan Filsafat 325 orang, Fakultas Syaria’ah dan Hukum 850 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 625 orang, , dan Fakultas Dirasat Islamiyah 200 orang, Fakultas Psikologi 300 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 800 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 725 rang, Fakultas Kedokteran dan Kesmas 250 orang, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 220 orang.

Mahmudah menegaskan, mahasiswa yang berminat harus memenuhi beberapa persyaratan. Di antara persyaratan tersebut yaitu mahasiswa sudah duduk minimal di semester tiga dengan IPK minimal 3.00. Selain itu mahasiswa juga berasal dari golongan ekonomi lemah yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan serta menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.

“Untuk beasiswa yang berasal dari DIPA UIN Jakarta, syarat lain memperoleh beasiswa mahasiswa aktif kuliah semester 2 sampai dengan semester 10, IP minimal 2,50, Foto copy KTM, Foto copy buku rekening tabungan BRI Kanca Ciputat dan sedang tidak menerima dari instansi manapun,” paparnya.

Setelah persyaratan cukup, mahasiswa dapat mengajukan berkas beasiswa tersebut di fakultas masing-masing paling lambat 25 Maret 2010. Setelah itu,  dari fakultas berkas  diserahakan ke Kantor Bagian Kemahasiswaan di Gedung Akademik Lantai II dalam bentuk form terlampir disertai soft copy-nya paling lambat tanggal 31 Maret 2010.

Sementara itu, khusus untuk beasiswa Yayasan Beasiswa DKI hanya diberikan bagi mahasiswa yang berdomisili di Jakarta dan dapat diajukan pada bulan Juli langsung di kantor Yayasan Beasiswa DKI. []