Kunjungan UIN Jakarta Disambut Antusias MA dan SMA Jawa Barat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Rektorat, BERITA UIN Online- Kunjungan dan Road Show UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) di kabupaten Cianjur, Garut, dan Tasikmalaya (Jawa Barat), disambut antusias para siswa.

Di MA Negeri Tanggeung Cianjur, misalnya, ratusan siswa/i kelas XII menghadiri dan bertanya tentang berbagai jurusan atau program studi (prodi) di UIN Jakarta, serta peluang kerja setelah tamat kuliah.

“Apakah saya yang berasal dari jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)  bisa memilih jurusan Psikologi. Apa saja konsentrasi dan berapa biaya masuk dan per semesternya?” tanya Fanny, siswi kelas XII.

Tak mau ketinggalan dengan kawannya itu, Fitriani, siswa kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menanyakan tentang lama belajar dan syarat-syarat masuk di prodi Pendidikan Dokter. “Selain nilainya harus tinggi, syarat-syarat lain masuk kuliah Pendidikan Dokter boleh juga dijelaskan,” pinta dia.

Ihwal serupa juga terjadi pada SMA Al-Musaddadiyah, Garut. Ratusan siswa/i berkumpul dan berdialog dengan Tim Sosialisasi UIN Jakarta di aula perguruan tersebut. “Tadi disebutkan kelebihan-kelebihan UIN Jakarta. Karena itu, mungkin kekurangan-kekurangannya juga bisa disampaikan,” kata Ahmad Ridlo, siswa kelas XII jurusan IPS.

Setelah seharian berdialog di perguruan Al-Musaddadiyah dan SMA Negeri 6 Garut, kunjungan dan sosialisasi dilanjutkan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam, Garut pada pukul 19.30-21.30 WIB.

Di tempat ini, Tim Sosialisasi UIN Jakarta disambut dengan semangat dan diberondong dengan berbagai pertanyaan. “Kalau kuliah di UIN Jakarta sambil nikah apa boleh? Apakah mahasiswa yang menikah dapat peluang beasiswa? Dan bagaimana cara mendapatkan beasiswa itu?” tanya Afrizal, siswa kelas XII asal Jakarta.

Kondisi serupa juga terjadi  di Tasikmalaya. “Berapa lama kuliah Pendidikan Dokter di UIN Jakarta sampai jadi dokter? Apakah di sana ada asramanya. Demikian pertanyaan saya,” papar Wenda, siswi kelas XII SMA Negeri I Singaparna Tasikmalaya.

Ketika di SMA KH. Zaenal Mustafa, Singaparna, Tim Sosialisasi juga mendapat berbagai pertanyaan menarik. “Apa perbedaan kuliah di Hubungan Internasional UIN Jakarta dengan kampus lain? Mungkin bisa dijelaskan juga kelebihan prodi ini,” harap Mardliyah, siswi kelas XII.

Berbagai pertanyaan itu dijelaskan dengan gamblang oleh Tim Sosialisasi UIN Jakarta, sehingga mereka mendapatkan informasi yang akurat dan lengkap. Mereka yang ikut dalam tim tersebut, antara lain, Pembantu Rektor Bidang Kerjaama Dr Jamhari, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Drs H Abdul Shomad MA, Direktur International Office Yenny Ratna Yuningsih Ph.D, Kepala Bagian Sistem Informasi Drs Nurul Jamali MSi, Kepala Subbag Pelayanan Informasi dan Humas Hj Helmi Halimatul Udhmah S.Sos, dan tim Humas.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menjaring dan mendapatkan calon-calon mahasiswa yang unggul, sehingga dapat mempercepat UIN Jakarta menjadi universitas kelas dunia. (saifudin)