Aula Madya, Berita UIN Online— Upaya peningkatan mutu pendidikan akan menjadi hisapan jempol semata, apabila dalam pelaksanaannya tidak diawali dengan manajerial dan penyusunan program serta faktor pendukung yang baik, lembaga pendidikan akan menghasilkan lulusan yang berkualitas apabila dibuat perencanaan yang baik dan terukur, struktur organisasi yang mendukung pelaksanaan program, koordinasi yang intens dan berkelanjutan, kerja tim yang solid serta adanya evaluasi yang terjadwal.

Demikian simpulan dari Studium General dengan tema Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Pendidikan UIN Jakarta dan diikuti oleh segenap mahasiswa Manajemen Pendidikan serta tamu undangan, Kamis (05/11).

Studium ini dibuka oleh Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Dr Hasyim Asy’ari M.Pd, ia menyampaikan bahwa acara ini sangat bermanfaat bagi praktisi pendidikan, karena akan mendapatkan strategi dan cara baru tentang bagaimana meningkatkan mutu pendidikan pada lembaga yang dibina.

 “Sengaja kami mengundang beberapa Kepala Sekolah dan Guru, karena tema studium sangat berkaitan erat dengan tugas dan tanggungjawabnya, yaitu memiliki kewajiban menghasilkan mendidik siswa serta menghasilkan lulusan terbaik dan berkualitas,” paparnya.

Hadir sebagai narasumber Guru Besar Filsafat Islam Prof Dr Husni Rahim MA dan Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) Dr Jasrial M.Pd. Dalam pemaparannya, Jasrial menyebutkan beberapa faktor penyebab sulitnya meningkatkan mutu pendidikan yaitu, “Perbedaan dalam orientasi tujuan, orientasi waktu, orientasi pribadi dan perbedaan dalam formalitas struktur. Hal ini dapat diatasi dengan komunikasi yang baik dan kerjasama tim yang solid diantara komponan indvidu pengelola sebuah lembaga pendidikan,” tandasnya. (LRF)

Share This