KKN Mahasiswa Digelar Agustus-September

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa tahun akademik 2013/2014 akan digelar pada bulan Agustus hingga September 2013 mendatang. KKN tersebut diikuti oleh sekitar 2.700 peserta atau sebanyak 157 kelompok. Mereka berasal dari sejumlah fakultas dan program studi di UIN Jakarta.

Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Dr Yayan Sopyan kepada BERITA UIN Online di Kantor LPM Gedung Rektorat, Kamis (16/5). “Kita tetapkan setelah lebaran, karena Juli-Agustus tidak mungkin mengingat sudah memasuki bulan Ramadhan dan libur lebaran,” katanya.

Beberapa tahun sebelumnya, jadwal pelaksanaan KKN selalu digelar pada bulan antara Juli-Agustus. Waktu tersebut dalam kalender berbarengan dengan bulan Ramadhan, sehingga berpengaruh kepada kegiatan mahasiswa di lokasi. Karena itu tahun ini KKN dilakukan setelah lebaran agar program KKN berjalan optimal.

Yayan menyatakan, peserta KKN tahun ini berjumlah sekitar 2.700 peserta atau sebanyak 157 kelompok.  Dari jumlah itu, 11 kelompok di antaranya merupakan KKN Mandiri atau KKN yang lokasinya ditentukan secara bebas. “Namun, mereka tetap mendapat uji kelayakan di samping harus menanggung biaya sendiri,” jelasnya. Adapun KKN Reguler, lokasinya ditentukan oleh LPM, yakni hanya di wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Selain itu, LPM juga menyelenggarakan KKN In Campus. KKN ini dilaksanakan secara individual dengan cara mengabdi di kampus UIN Jakarta, seperti di unit-unit kerja sesuai kebutuhan. Menurut Yayan, peserta KKN In Campus tahun ini hanya diikuti oleh 11 peserta. Mereka ditempatkan di unit International Office (IO) dan Pusat Pengembangan Sains dan Teknologi (Pusbangsitek). Sesuai jadwal, semua pelaksanaan KKN akan dilakukan selama satu bulan mulai 19 Agustus hingga 19 September 2013.

Sementara itu, pada workshop pembekalan dosen pembimbing peserta KKN yang digelar di Ruang Diorama, Selasa (14/5), Yayan menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini akan dilakukan secara lebih terpadu. Dengan kata lain, kelompok peserta KKN diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan secara merata.

Jika tahun lalu misalnya ada kecenderungan peserta hanya berasal dari dua jurusan dan fakultas yang sama, tahun ini dibagi secara merata, yakni melibatkan hampir semua fakultas dan jurusan. “Jadi, peserta KKN setiap kelompoknya lebih bervariasi dan mewakili banyak disiplin ilmu sesuai analisis kebutuhan masyarakat,” katanya.

Workshop pembekalan bagi dosen pembimbing KKN dimaksudkan agar ada kesamaan visi antara peserta dengan pembimbing maupun peserta dengan masyarakat. Workshop diikuti oleh sedikitnya 70 peserta dari delapan fakultas di UIN Jakarta. (ns)