KKN Bagian Integral dari Kurikulum UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Dr Daud Effendy AM: KKN Bagian Integral dari Kurikulum UIN Jakarta

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2009 telah dimulai. Setelah dibuka pada Senin (11/5), pendaftaran bagi peserta KKN telah ditutup Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Jakarta pada Senin (25/5). Saat ditemui Luthfi Destianto dari UINJKT Online Ketua LPM Dr Daud Effendy AM mengatakan, KKN merupakan implementasi dari butir ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum UIN Jakarta. Di samping itu, KKN juga menjadi salah satu syarat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi sebelum Sidang Munaqosah. Demikian petikannya.

Bisa Anda jelaskan dasar hukum dari KKN?

KKN atau Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan berdasarkan pedoman pengabdian masyarakat yang dikeluarkan Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam (Ditpertais) tahun 2001 yang saat itu dinahkodai Prof Dr Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta saat ini). Dari pedoman tersebut ditindaklanjuti melalui Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang dikeluarkan setiap tahun yang menggambarkan secara menyeluruh tentang pelaksanaan KKN.

Mengapa KKN menjadi penting dan apa maknanya?

Pada dasarnya, KKN dibentuk sebagai implementasi dari salah satu butir Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada masyarakat. Jadi KKN merupakan sarana bagi setiap mahasiswa mengaplikasikan ilmu yg dimiliki untuk mengabdi pada masyarakat.

Apa merupakan suatu kewajiban bagi mahasiswa untuk mengikutinya?

Ya. Karena merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan studi dari UIN Jakarta. Suatu kewajiban karena memiliki bobot 4 sistem kredit semester (SKS), dan suatu kewajiban karena di UIN Jakarta KKN masuk dalam kurikulum.

Siapa saja peserta KKN tahun ini?

Dari 10 fakultas ada tiga yang tidak ikut serta. Mereka ialah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Kami mengharapkan ketiganya dapat ikut, tapi kami tidak memiliki otoritas untuk itu. Mereka tidak ikut karena memiliki program serupa dengan KKN namun tidak jauh berbeda. Seperti di FITK mereka memiliki program PPTK, begitupula dengan yang lainnya.

Sedangkan mahasiswa yang mengikuti KKN merupakan mahasiswa yang memasuki semester VII dan telah menyelesaikan sebanyak 110 sks. Untuk mengikuti KKN, mahasiswa membentuk Kelompok KKN dengan 15-20 anggota. Anggota kelompok merupakan representasi dari universitas. Artinya, seharusnya dari jumlah anggota yang ada mewakili sedikitnya lima fakultas

Apa yang dimaksud KKN yang berkualitas?

KKN harus lintas sektoral dan disiplin ilmu. Karena itu, anggota kelompok KKN harus berwarna sedikitnya lima fakultas sehingga program yang ditawarkan kepada masyarakat menjadi komprehensif dan mencerminkan keilmuan di UIN Jakarta. Misalnya, mahasiswa FDK memberikan kegiatan yang terkait dakwah, mahasiswa FST memberikan program pengembangan sains masyarakat dan melek internet, mahasiswa FSH memberi penyuluhan mengenai hukum dan ekonomi Islam, dan sebagainya.

Yang menjadi perhatian kami ialah mengenai keluhan di masyarakat. Banyak yang mengeluh mengapa program yang diadakan hanya mengajar dan mengaji? Seharusnya mahasiswa bisa lebih kreatif dalam menawarkan program.

Misalnya?

Mungkin supaya tidak terlihat monoton ada program khusus, dan program umum. Program khusus seperti program penataan ruang terbuka hijau dengan aksi penanaman pohon di wilayah gersang. Program umum bisa seperti diskusi atau seminar dan gotong royong.

Bagaimana penilaian terhadap KKN?

Penilaian KKN pada dasarnya dilakukan dosen pembimbing yang memiliki otoritas. Penilaian berupa penilaian individu dan kelompok. Karena itu, setiap mahasiswa diberi bekal dengan catatan kerja kelompok dan catatan individu.

Ada Istilah KKN Sela. Apa perbedaannya dengan KKN biasa?

KKN Sela hanya nama saja. Secara kualitas dan kuantitas sama. Konteksnya, dalam setahun, kami mengadakan dua kali KKN. KKN yang pertama diadakan bulan Juli – Agustus di semester ganjil dan KKN kedua yang disebut KKN Sela pada bulan Februari – Maret di semester genap. Kami mengadakan KKN Sela untuk mengantisipasi karena ada alasan-alasan tertentu. Jadi, memberi kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa yang belum KKN untuk turut mengikuti KKN.

Apa Indikator Kesuksesan dari KKN?

Indikator kesuksesan ialah ketika program yang dilaksanakan dapat bermanfaat secara luas bagi lingkungan yang ditinggalkan sehingga ketika kelompok KKN itu pergi meninggalkan daerah yang dijadikan lokasi KKN, banyak masyarakat yang menangis. []

KKN Bagian Integral dari Kurikulum UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Dr Daud Effendy AM: KKN Bagian Integral dari Kurikulum UIN Jakarta

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2009 telah dimulai. Setelah dibuka pada Senin (11/5), pendaftaran bagi peserta KKN telah ditutup Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Jakarta pada Senin (25/5). Saat ditemui Luthfi Destianto dari UINJKT Online Ketua LPM Dr Daud Effendy AM mengatakan, KKN merupakan implementasi dari butir ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum UIN Jakarta. Di samping itu, KKN juga menjadi salah satu syarat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi sebelum Sidang Munaqosah. Demikian petikannya.

Bisa Anda jelaskan dasar hukum dari KKN?

KKN atau Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan berdasarkan pedoman pengabdian masyarakat yang dikeluarkan Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam (Ditpertais) tahun 2001 yang saat itu dinahkodai Prof Dr Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta saat ini). Dari pedoman tersebut ditindaklanjuti melalui Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang dikeluarkan setiap tahun yang menggambarkan secara menyeluruh tentang pelaksanaan KKN.

Mengapa KKN menjadi penting dan apa maknanya?

Pada dasarnya, KKN dibentuk sebagai implementasi dari salah satu butir Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada masyarakat. Jadi KKN merupakan sarana bagi setiap mahasiswa mengaplikasikan ilmu yg dimiliki untuk mengabdi pada masyarakat.

Apa merupakan suatu kewajiban bagi mahasiswa untuk mengikutinya?

Ya. Karena merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan studi dari UIN Jakarta. Suatu kewajiban karena memiliki bobot 4 sistem kredit semester (SKS), dan suatu kewajiban karena di UIN Jakarta KKN masuk dalam kurikulum.

Siapa saja peserta KKN tahun ini?

Dari 10 fakultas ada tiga yang tidak ikut serta. Mereka ialah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Kami mengharapkan ketiganya dapat ikut, tapi kami tidak memiliki otoritas untuk itu. Mereka tidak ikut karena memiliki program serupa dengan KKN namun tidak jauh berbeda. Seperti di FITK mereka memiliki program PPTK, begitupula dengan yang lainnya.

Sedangkan mahasiswa yang mengikuti KKN merupakan mahasiswa yang memasuki semester VII dan telah menyelesaikan sebanyak 110 sks. Untuk mengikuti KKN, mahasiswa membentuk Kelompok KKN dengan 15-20 anggota. Anggota kelompok merupakan representasi dari universitas. Artinya, seharusnya dari jumlah anggota yang ada mewakili sedikitnya lima fakultas

Apa yang dimaksud KKN yang berkualitas?

KKN harus lintas sektoral dan disiplin ilmu. Karena itu, anggota kelompok KKN harus berwarna sedikitnya lima fakultas sehingga program yang ditawarkan kepada masyarakat menjadi komprehensif dan mencerminkan keilmuan di UIN Jakarta. Misalnya, mahasiswa FDK memberikan kegiatan yang terkait dakwah, mahasiswa FST memberikan program pengembangan sains masyarakat dan melek internet, mahasiswa FSH memberi penyuluhan mengenai hukum dan ekonomi Islam, dan sebagainya.

Yang menjadi perhatian kami ialah mengenai keluhan di masyarakat. Banyak yang mengeluh mengapa program yang diadakan hanya mengajar dan mengaji? Seharusnya mahasiswa bisa lebih kreatif dalam menawarkan program.

Misalnya?

Mungkin supaya tidak terlihat monoton ada program khusus, dan program umum. Program khusus seperti program penataan ruang terbuka hijau dengan aksi penanaman pohon di wilayah gersang. Program umum bisa seperti diskusi atau seminar dan gotong royong.

Bagaimana penilaian terhadap KKN?

Penilaian KKN pada dasarnya dilakukan dosen pembimbing yang memiliki otoritas. Penilaian berupa penilaian individu dan kelompok. Karena itu, setiap mahasiswa diberi bekal dengan catatan kerja kelompok dan catatan individu.

Ada Istilah KKN Sela. Apa perbedaannya dengan KKN biasa?

KKN Sela hanya nama saja. Secara kualitas dan kuantitas sama. Konteksnya, dalam setahun, kami mengadakan dua kali KKN. KKN yang pertama diadakan bulan Juli – Agustus di semester ganjil dan KKN kedua yang disebut KKN Sela pada bulan Februari – Maret di semester genap. Kami mengadakan KKN Sela untuk mengantisipasi karena ada alasan-alasan tertentu. Jadi, memberi kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa yang belum KKN untuk turut mengikuti KKN.

Apa Indikator Kesuksesan dari KKN?

Indikator kesuksesan ialah ketika program yang dilaksanakan dapat bermanfaat secara luas bagi lingkungan yang ditinggalkan sehingga ketika kelompok KKN itu pergi meninggalkan daerah yang dijadikan lokasi KKN, banyak masyarakat yang menangis. []