Kepala Sub Bagian Umum Fakultas Saint dan Teknologi Drs Sya’roni saat menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) dalam Ramadlan in Campus selepas shalat Zuhur berjamaah di Masjid Al-Jami’ah, Rabu (14/6/2017).

Masjid Al-Jami’ah, BERITA UIN Online – Takwa adalah memelihara dari dosa Allah SWT dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi larangannya. Ketakwaan tersebut dapat dicapai dengan memperbaiki akhlak dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

“Untuk mencapai ketakwaan, kita harus rajin melaksanakan shalat dan banyak berdzikir guna mengingat Allah SWT,” kata Kepala Sub Bagian Umum Fakultas Sains dan Teknologi Drs Sya’roni saat menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) dalam Ramadlan in Campus selepas shalat Zuhur berjamaah di Masjid Al-Jami’ah, Rabu (14/6/2017).

Sya’roni menambahkan, agar umat muslim bisa bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan dan selalu berpikir positif, maka ia harus mampu berempati serta menjaga lisan ketika menjalankan ibadah puasa guna mencapai ketakwaan serta ridha Allah SWT.

“Bagaimana lisan digunakan dalam berpuasa, apakah selalu bergunjing atau bahkan membicarakan kejelekan orang lain, itulah ukuran yang perlu direnungi bersama,” ujarnya.

Ia juga mengimbau sebaiknya umat muslim dapat melihat dirinya masing-masing, seberapa besar nilai ketakwaan yang dimiliki. Untuk itu ia mengajak jamaah yang hadir untuk mengubah pola pikir menjadi pribadi  yang positif agar di bulan suci Ramadlan dapat mencapai ketakwaan tersebut.

“Jika takwa kita persentasikan seratus persen, kira-kira berapa persen ketakwaan yang ada di dalam diri kita,“ ungkapnya. (ns/hasanah syakim)

Share This