Kepala Satpam: Kami Akan Tingkatkan Keamanan Kampus

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Nina Rahayu

Gedung rektorat, UINJKT Online – Meski kampus UIN Jakarta dijaga selama 24 jam oleh regu satuan pengaman (Satpam), namun tidak ada jaminan kampus akan selalu aman. Karena itu, berbagai cara ditempuh Satpam untuk meningkatkan keamanan kampus. Salah satunya dengan mengintensifkan sistem kontrol di setiap lahan parkir. Hal itu dikatakan Kepala Satpam, Pardiono, kepada UINJKT Online di ruang kerjanya, Selasa (19/5).

”Kami akan berusaha maksimal untuk meningkatkaan pola keamanan kampus, bahkan tahun depan kami juga berencana membuat basement,” katanya.

Pardiyono menjelaskan, peningkatan sistem kontrol dilakukan dengan mewajibkan setiap pengendara kendaraan bermotor untuk menunjukkan STNK dan KTP setiap keluar dari pintu gerbang kampus. Dengan cara tersebut, ia berharap kasus kehilangan kendaraan bermotor yang pernah terjadi dapat dihindari.

Diakui penataan sistem parkir di kampus Islam terbesar di Indonesia ini memang masih menggunakan sistem manual. ”Kami tidak menggunakan komputer, di pintu keluar kami hanya mencocokkan antara STNK dengan plat nomor kendaraan bermotor secara langsung,” kata Pardiono.

Kendati masih manual, ia berharap pelayanan Satpam UIN Jakarta dapat meningkatkan  keamanan dan kenyamanan sivitas akademika.

Secara keseluruhan Satpam UIN Jakarta kini memiliki 32 anggota. Jumlah tersebut terdiri dari 16 orang di kampus satu, 15 orang di kampus dua , dan 1 orang di tempatkan di rumah dinas rektor. [Nif/Ed]  

Kepala Satpam: Kami Akan Tingkatkan Keamanan Kampus

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Nina Rahayu

Gedung rektorat, UINJKT Online – Meski kampus UIN Jakarta dijaga selama 24 jam oleh regu satuan pengaman (Satpam), namun tidak ada jaminan kampus akan selalu aman. Karena itu, berbagai cara ditempuh Satpam untuk meningkatkan keamanan kampus. Salah satunya dengan mengintensifkan sistem kontrol di setiap lahan parkir. Hal itu dikatakan Kepala Satpam, Pardiono, kepada UINJKT Online di ruang kerjanya, Selasa (19/5).

”Kami akan berusaha maksimal untuk meningkatkaan pola keamanan kampus, bahkan tahun depan kami juga berencana membuat basement,” katanya.

Pardiyono menjelaskan, peningkatan sistem kontrol dilakukan dengan mewajibkan setiap pengendara kendaraan bermotor untuk menunjukkan STNK dan KTP setiap keluar dari pintu gerbang kampus. Dengan cara tersebut, ia berharap kasus kehilangan kendaraan bermotor yang pernah terjadi dapat dihindari.

Diakui penataan sistem parkir di kampus Islam terbesar di Indonesia ini memang masih menggunakan sistem manual. ”Kami tidak menggunakan komputer, di pintu keluar kami hanya mencocokkan antara STNK dengan plat nomor kendaraan bermotor secara langsung,” kata Pardiono.

Kendati masih manual, ia berharap pelayanan Satpam UIN Jakarta dapat meningkatkan  keamanan dan kenyamanan sivitas akademika.

Secara keseluruhan Satpam UIN Jakarta kini memiliki 32 anggota. Jumlah tersebut terdiri dari 16 orang di kampus satu, 15 orang di kampus dua , dan 1 orang di tempatkan di rumah dinas rektor. [Nif/Ed]