Dr Rudi Subiyantoro saat memberikan pengarahan kepada para peserta pelatihan master of ceremony di Uni Club Auditorium Harun Nasution, Kamis (10/8/2017).

Uni Club, BERITA UIN Online – Menjadi master of ceremony (MC) harus terampil dan profesional. Selain mengutamakan kepiawaian bermain vocal, profesional MC juga menuntut penampilan yang prima saat berada di depan publik.

Demikian dikatakan Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK) Dr Rudi Subiyantoro saat memberi pengarahan kepada para peserta calon MC bagi mahasiswa di Uni Club Auditorium Harun Nasution, Kamis (10/8/2017). Pelatihan MC bagi mahasiswa diselenggarakan Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi UIN Jakarta. Tujuannya adalah untuk mencari kader petugas MC dalam setiap kegiatan di UIN Jakarta.

“Kami berharap di antara kalian ada yang berhasil lolos dan memuaskan, sehingga nanti digunakan untuk kegiatan-kegiatan di UIN Jakarta, seperti acara wisuda maupun kegiatan seremonial lain,” katanya.

Menurut Rudi, menjadi petugas MC yang profesional tidak mudah. Butuh waktu dan proses menjalaninya, mulai dari pengenalan intonasi suara maupun kepiawaian mengatur acara. Ia berharap hasil pembekalan dan seleksi yang selenggaralan kali ini benar-benar akan menghasilkan petugas MC pilihan dan dapat diandalkan, baik dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris maupun bahasa Arab.

Pada bagian lain, Kepala Biro AUK juga menegaskan bahwa mahasiswa UIN Jakarta memiliki banyak peluang untuk mengembangkan dirinya dalam berbagai kegiatan organisasi dan profesi. Hal itu positif agar mahasiswa memiliki softskill dan lebih percaya diri di masyarakat kelak.

Hanya saja, menurut dia, kegiatan apa pun yang dilakukan mahasiswa jangan sampai meninggalkan kewajiban utamanya menuntut ilmu di bangku kuliah. “Kewajiban utama mahasiswa adalah belajar. Namun, tidak berarti bahwa kalian tidak boleh mengembangkan diri di luar perkuliahan,” katanya.

Pembekalan calon petugas MC diikuti oleh 20 peserta dan akan diselenggarakan secara rutin setiap minggu. Peserta berasal dari berbagai jurusan dan fakultas di UIN Jakarta serta rata-rata memiliki kemampuan berbahasa asing. (ns)

 

Share This