Taman SC, BERITA UIN Online— Kiranya pertanyaan tersebut yang layak menjadi tema sambutan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, pada rangkaian acara Milad-61 UIN Jakarta, Sabtu (28/07), bertempat di taman hijau Student Center (SC).

Rektor menjelaskan, bahwa cita-cita UIN Jakarta menjadi World Class University (WCU), merupakan mandatori Menteri. “Menjadi WCU merupakan mandatori Menteri yang diberikan kepada lima PTIN termasuk UIN Jakarta. Namun, baru UIN Jakarta yang saat ini sudah on the track dan terus berusaha mengejar cita-cita tersebut,” katanya.

Dijelaskannya pula, UIN Jakarta mendapatkan mandatori tersebut, karena UIN senantiasa memegang teguh pluralisme, menjunjung tinggi perdamaian, dan mengecam segala hal yang menjurus pada kekerasan dan radikalisme.

“Bila kampus UIN sudah go internasional, dikenal masyarakat dunia, maka langsung atau pun tidak pemikiran-pemikiran positif sebagaimana dijelaskan tadi akan mudah sampai kepada masyarakat dunia. Dengan demikian, maka UIN Jakarta turut membantu menyebarluaskan intisari Islam rahmatan lil alamin sebagaimana yang kita harapkan,” tandas Guru Besar UIN Jakarta tersebut.

Masih menurut rektor, langkah-langkah menuju WCU diantaranya memperbanyak sitasi dan mahasiswa asing di kampus UIN Jakarta. Sitasi dapat meningkat, bergantung pada seberapa banyak publikasi internasional dari sivitas akademika UIN Jakarta.

“Kita saat ini menduduki peringkat ketiga sitasi nasional, dan yakin akan terus naik. Sampai detik ini pula, jurnal internasional hampir mencapai angka 500 jurnal. Kami sangat yakin, angka tersebut akan semakin bertambah, karena kami juga menaikkan alokasi anggaran untuk penelitian dan publikasi,” kata Dede.

Dalam kesempatan yang sama, tidak lupa rektor juga menyampaikan capaian-capaian UIN Jakarta hingga saat ini. Diantaranya sertifikasi AUN QA. Dengan perolehan tersebut, maka alumni UIN Jakarta dapat berdiaspora ke negara-negara ASEAN dan mengembangkan karir di negera-negara tersebut.

“Alumni UIN Jakarta nantinya berkesempatan berdiaspora dan berkarir di negara-negara ASEAN. Selain itu, kampus UIN sudah dikenal dan diakui oleh negara-negara yang ada di lingkung ASEAN,” paparnya.

Di akhir sambutannya, rektor juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada panitia Milad UIN Jakarta ke-61, serta mahasiswa yang telah memeriahkan rangkaian kegiatan milad tersebut.

Dari pantauan BERITA UIN Online di lokasi terlihat, acara berlangsung khidmat dan nampak hadir para pimpinan fakultas, lembaga serta alumni UIN Jakarta dari berbagai kalangan. (lrf)

Share This