Serpong, BERITA UIN Online—Kementerian Agama (Kemenag) RI menobatkan UIN Jakarta sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dengan manajemen tata kelola terbaik. Penghargaan diberikan pada malam Apresiasi Pendidikan Islam di rangkaian Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2017 di Gedung Indonesia Convention Exhibition BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (23/11/2017).

Piala dan sertifikat penghargaan disampaikan Sesditjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof. Dr. Moh. Ishom Yusqi M.Ag, disaksikan Menteri Agama RI Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, Sekjen Kementerian Agama RI Prof. Dr. Nursyam M.Si, dan Dirjen Pendidikan Islam Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin MA. Penghargaan sendiri diterima langsung Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Dede Rosyada MA.

Dalam sambutannya, Lukman mengungkapkan, pemberian penghargaan sebagai PTKI dengan manajemen tata kelola terbaik merupakan salah satu apresiasi terhadap pengembangan yang dilakukan UIN Jakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam. “Apresiasi ini semoga menginspirasi dan memotivasi kalangan lebih luas dalam pengembangan pendidikan Islam di tanah air,” harapnya.

Dengan capaian ini, UIN Jakarta berhasil mencatatkan diri sebagai PTKI terbaik dalam manajemen pengembangan kelembagaan akademik dari total puluhan PTKI nasional. Menyusul di posisi kedua dan ketiga, masing-masing ditempati UIN Sunan Kalijaga dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Menanggapi penghargaan yang didapat, Rektor menyampaikan terima kasih kepada Kemenag RI yang telah memilih UIN Jakarta sebagai PTKI terbaik. Menurutnya, penghargaan sendiri merupakan apresiasi atas sistem manajemen strategis yang diterapkan UIN Jakarta dalam mendorong pengembangan kelembagaan dan akademik. “Sistem ini mengharuskan individu di setiap lini kerja UIN Jakarta bekerja sesuai tanggungjawabnya. Bukan orang per orang,” tandasnya.

Dengan kondisi demikian, jelas Rektor, UIN Jakarta bisa terus melakukan pengembangan seperti peningkatan peringkat Webometrics, rangking 4ICU, Google Scholar Citations, indeks Repository, dan Science and Technology Index (SINTA) Kementerian Riset dan Dikti. Di saat yang sama, manajemen kelembagaan penunjang akademik seperti sumber daya manusia dan pembiayaan diperkuat sehingga bisa menopang pelaksanaan tugas-tugas akademik UIN Jakarta.

Lebih jauh, Rektor mengungkapkan, pemberian penghargaan merupakan kepercayaan publik agar sivitas UIN Jakarta memberikan pelayanan akademik terbaik bagi mahasiswa, mengoptimalkan program pengabdian masyarakat, dan meningkatkan publikasi ilmiah yang layak dibaca masyarakat akademik global. “Kepada sivitas akademik, pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, mari jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk berkarya lebih giat di wilayah kerja masing-masing,” harapnya. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This