Kampanye Pemira 2010 Dimulai

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung SC, UIN Online - Rangkaian kegiatan Pemilihan Umum Raya (Pemilu Raya) mahasiswa UIN Jakarta  2010 telah dimulai. Sejak Senin (26/4) hingga Rabu (28/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengangendakan  kampanye bagi partai politik dan kandidat yang akan bersaing memperebutkan suara mahasiswa UIN Jakarta. Hari pertama, Senin (26/4), kampanye dimulai dengan Partai Persatuan Mahasiswa (PPM) dan Partai Progressive. Hari kedua, Selasa (27/4) giliran Partai Reformasi Mahasiswa (Parma) dan Partai Intelektual Muslim (PIM). Sementara di hari ketiga, Rabu (28/4), akan diikuti Partai Boenga.

Pemungutan suara bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di setiap tingkatan akan dilaksanakan pada Kamis 6 Mei 2010, sedangkan untuk tingkat legislatif atau Dewan Perwakilan Mahasiswa akan dilaksanakan pada Selasa 4 Mei 2010.

Di tingkat universitas, Pemira tahun ini diramaikan dengan lima pasang calon presiden dan wakil presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU). Kelima pasang calon tersebut yakni Syaiful Bahri-Aswin Suhendar dari Partai Persatuan Mahasiswa (PPM), Jajang Kurnia-Irma Tazkiya dari Partai Progressive, Gadha Mugitsha-Debi Agustinus Suganda dari Partai Intelektual Muslim (PIM), Muhammad Fadly-Ahmad Faizal Taufiq dari Partai Reformasi Mahasiswa (Parma),  dan Alan Pamungkas-Tomi Sutrisno  dari Partai Boenga.

Dari pengamatan UIN Online, kampanye tahun 2010 tak seramai kampanye partai tahun-tahun sebelumnya yang  mendapat antusiasme dari mahasiswa. Tahun ini, kampanye lebih banyak dimeriahkan dengan mendengarkan dan memainkan musik saja daripada orasi kandidat calon presiden atau hal lainnya yang lebih menarik lagi

KPU Asep As’ari saat ditemui UIN Online di ruang kerjanya, Senin (26/4), berharap di Pemira 2010 kali ini  mahasiswa dapat ikut serta dalam memeriahkan even yang amat penting dalam sejarah perjalanan demokrasi organisasi kemahasiswaan ini, yang gunanya untuk belajar berdemokrasi dalam pendidikan perpolitikan.

Kami sebagai ketua KPU telah mempersiapkan segala hal terkait Pemira UIN Jakarta tahun 2010 ini dengan baik, mulai dari peralatan teknis seperti waktu kampanye, pemasangan baliho dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu terciptanya Pemira tahun 2010 ini dengan sukses. Dan bahkan sampai peraturan pun kami sudah buat karena ditakutkan ada partai yang melanggar tata tertib kampanye. Semua ini kami berharap dapat memetik pendidikan perpolitikan yang baik, transparan, dan tidak ada kecurangan sedikitpun guna menuju World class university,” kata Asep.

Asep melanjutkan, bagi mahasiswa yang ingin mengetahui informasi Pemira UIN Jakarta tahun 2010, KPU telah membuat website yang beralamat di  www.kpu-uinjkt.com. Di website tersebut semua informasi ttentang Pemira tersedia, mulai calon kandidat presiden BEMU sampai BEMJ, daftar pemilih, rubrik berita, waktu pelaksanaan kampanye pemungutan suara sampai voting kinerja KPU telah disediakan wadah untuk menampung aspirasi mahasiswa. “Hal ini guna terciptanya pendidikan perpolitikan yang baik, transparan dan jujur,” katanya.[]  Hamzah Farihin

Kampanye Pemira 2010 Dimulai

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung SC, UIN Online - Rangkaian kegiatan Pemilihan Umum Raya (Pemilu Raya) mahasiswa UIN Jakarta  2010 telah dimulai. Sejak Senin (26/4) hingga Rabu (28/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengangendakan  kampanye bagi partai politik dan kandidat yang akan bersaing memperebutkan suara mahasiswa UIN Jakarta. Hari pertama, Senin (26/4), kampanye dimulai dengan Partai Persatuan Mahasiswa (PPM) dan Partai Progressive. Hari kedua, Selasa (27/4) giliran Partai Reformasi Mahasiswa (Parma) dan Partai Intelektual Muslim (PIM). Sementara di hari ketiga, Rabu (28/4), akan diikuti Partai Boenga.

Pemungutan suara bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di setiap tingkatan akan dilaksanakan pada Kamis 6 Mei 2010, sedangkan untuk tingkat legislatif atau Dewan Perwakilan Mahasiswa akan dilaksanakan pada Selasa 4 Mei 2010.

Di tingkat universitas, Pemira tahun ini diramaikan dengan lima pasang calon presiden dan wakil presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU). Kelima pasang calon tersebut yakni Syaiful Bahri-Aswin Suhendar dari Partai Persatuan Mahasiswa (PPM), Jajang Kurnia-Irma Tazkiya dari Partai Progressive, Gadha Mugitsha-Debi Agustinus Suganda dari Partai Intelektual Muslim (PIM), Muhammad Fadly-Ahmad Faizal Taufiq dari Partai Reformasi Mahasiswa (Parma),  dan Alan Pamungkas-Tomi Sutrisno  dari Partai Boenga.

Dari pengamatan UIN Online, kampanye tahun 2010 tak seramai kampanye partai tahun-tahun sebelumnya yang  mendapat antusiasme dari mahasiswa. Tahun ini, kampanye lebih banyak dimeriahkan dengan mendengarkan dan memainkan musik saja daripada orasi kandidat calon presiden atau hal lainnya yang lebih menarik lagi

KPU Asep As’ari saat ditemui UIN Online di ruang kerjanya, Senin (26/4), berharap di Pemira 2010 kali ini  mahasiswa dapat ikut serta dalam memeriahkan even yang amat penting dalam sejarah perjalanan demokrasi organisasi kemahasiswaan ini, yang gunanya untuk belajar berdemokrasi dalam pendidikan perpolitikan.

Kami sebagai ketua KPU telah mempersiapkan segala hal terkait Pemira UIN Jakarta tahun 2010 ini dengan baik, mulai dari peralatan teknis seperti waktu kampanye, pemasangan baliho dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu terciptanya Pemira tahun 2010 ini dengan sukses. Dan bahkan sampai peraturan pun kami sudah buat karena ditakutkan ada partai yang melanggar tata tertib kampanye. Semua ini kami berharap dapat memetik pendidikan perpolitikan yang baik, transparan, dan tidak ada kecurangan sedikitpun guna menuju World class university,” kata Asep.

Asep melanjutkan, bagi mahasiswa yang ingin mengetahui informasi Pemira UIN Jakarta tahun 2010, KPU telah membuat website yang beralamat di  www.kpu-uinjkt.com. Di website tersebut semua informasi ttentang Pemira tersedia, mulai calon kandidat presiden BEMU sampai BEMJ, daftar pemilih, rubrik berita, waktu pelaksanaan kampanye pemungutan suara sampai voting kinerja KPU telah disediakan wadah untuk menampung aspirasi mahasiswa. “Hal ini guna terciptanya pendidikan perpolitikan yang baik, transparan dan jujur,” katanya.[]  Hamzah Farihin