Jurusan Pendidikan MIPA Gelar Seminar Internasional

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Auditorium Utama, UINJKT Online Jurusan Pendidikan Matematika dan IPA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar seminar internasional bertema “Integrasi Nilai dan Kearifan Lokal: Perspektif Baru dalam Pembelajaran Matematika dan IPA” bertempat di Auditorium Utama, Selasa (28/10).

 

Kegiatan ini dihadiri sekitar 400 orang terdiri dari guru SMA, Madrasah Aliyah se-Jabodetabek, praktisi pendidikan, dan mahasiswa yang bergelut di bidang Matematika dan IPA. Acara dibuka oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof Dr Komaruddin Hidayat.

 

Tampil sebagai narasumber Prof Dr Syarifah Norhaidah Syed Idrus (Universitas Sains Malaysia), Prof Dr Mulyadi Kartanegara (UIN Syarif Hidayatullah), Shambaeh A. Usman, Ph.D (Departemen Edukasi Filipina), Bana Kartasasmita, Ph.D (Institut Teknologi Bandung), Dr Suroso Adiyudianto, M.Pd (UPI Bandung), Prof Teuku Ramli Zakaria, Ph.D (UIN Syarif Hidayatullah). Selain narasumber tersebut, terdapat 27 pemakalah sesi paralel yang dibagi menjadi empat bidang keilmuan, Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia.

 

Mengawali sesi pada hari pertama, Prof Mulyadi Kartanegara membahas “Landasan Filosofis Integrasi Nilai dalam Matematika dan Sains”. Sementara Prof Dr Norhaidah Syed Idrus, membahas Perspektif Baru Impelementasi Pembelajaran MIPA yang Terintegrasi Nilai; studi kasus di Malaysia.

 

Seminar ini diadakan selama dua hari, 28 dan 29 Oktober. Tujuan seminar sendiri, pertama membahas berbagai konsep pendidikan nilai dari berbagai perspektif bidang ilmu. Kedua, memberikan gambaran tentang impelementasi pembelajaran MIPA yang mengintegrasikan nilai di tingkat nasional dan internasional.

 

Ketiga, membagi pengalaman tentang pembelajaran MIPA yang berbasis nilai secara formal maupun informal. Keempat, melakukan refleksi kritis atas integrasi nilai dan kearifan local dalam pendidikan MIPA. Terakhir, membentuk jaringan komunikasi pendidikan MIPA UIN/IAIN/STAIN seluruh Indonesia.[Nif/Ed]

 

Jurusan Pendidikan MIPA Gelar Seminar Internasional

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Auditorium Utama, UINJKT Online Jurusan Pendidikan Matematika dan IPA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar seminar internasional bertema “Integrasi Nilai dan Kearifan Lokal: Perspektif Baru dalam Pembelajaran Matematika dan IPA” bertempat di Auditorium Utama, Selasa (28/10).

 

Kegiatan ini dihadiri sekitar 400 orang terdiri dari guru SMA, Madrasah Aliyah se-Jabodetabek, praktisi pendidikan, dan mahasiswa yang bergelut di bidang Matematika dan IPA. Acara dibuka oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof Dr Komaruddin Hidayat.

 

Tampil sebagai narasumber Prof Dr Syarifah Norhaidah Syed Idrus (Universitas Sains Malaysia), Prof Dr Mulyadi Kartanegara (UIN Syarif Hidayatullah), Shambaeh A. Usman, Ph.D (Departemen Edukasi Filipina), Bana Kartasasmita, Ph.D (Institut Teknologi Bandung), Dr Suroso Adiyudianto, M.Pd (UPI Bandung), Prof Teuku Ramli Zakaria, Ph.D (UIN Syarif Hidayatullah). Selain narasumber tersebut, terdapat 27 pemakalah sesi paralel yang dibagi menjadi empat bidang keilmuan, Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia.

 

Mengawali sesi pada hari pertama, Prof Mulyadi Kartanegara membahas “Landasan Filosofis Integrasi Nilai dalam Matematika dan Sains”. Sementara Prof Dr Norhaidah Syed Idrus, membahas Perspektif Baru Impelementasi Pembelajaran MIPA yang Terintegrasi Nilai; studi kasus di Malaysia.

 

Seminar ini diadakan selama dua hari, 28 dan 29 Oktober. Tujuan seminar sendiri, pertama membahas berbagai konsep pendidikan nilai dari berbagai perspektif bidang ilmu. Kedua, memberikan gambaran tentang impelementasi pembelajaran MIPA yang mengintegrasikan nilai di tingkat nasional dan internasional.

 

Ketiga, membagi pengalaman tentang pembelajaran MIPA yang berbasis nilai secara formal maupun informal. Keempat, melakukan refleksi kritis atas integrasi nilai dan kearifan local dalam pendidikan MIPA. Terakhir, membentuk jaringan komunikasi pendidikan MIPA UIN/IAIN/STAIN seluruh Indonesia.[Nif/Ed]