Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Penerimaan mahasiswa baru UIN Jakarta tahun akademik 2017/2018 melalui jalur SPMB Mandiri menawarkan sedikitnya 57 program studi (prodi). Seluruh prodi tersebut tersebar di 11 fakultas , baik yang bersifat keagamaan maupun umum

Demikian siaran pers Humas UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Rabu (21/3/2018). Dari 57 prodi yang ditawarkan, dua di antaranya berupa program profesi, yaitu Profesi Farmasi (Apoteker) dan Profesi Keperawatan (Ners) di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Total kuota penerimaan di jalur ini tak lebih dari 35 persen.

SPMB Mandiri merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan secara madiri oleh UIN Jakarta. Lulusan yang dapat diterima berasal dari madrasah aliyah, pesantren, SMA, dan SMK atau sederajat dengan tahun lulus tiga tahun terakhir. Pada jalur ini calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua prodi. Jika hanya memilih satu prodi, maka kolom prodi kedua tetap harus diisi dengan prodi yang sama seperti pada pilihan pertama.

Menurut Kepala Humas UIN Jakarta Feni Arifiani MH, pilihan prodi dilakukan berdasarkan sistem paket, yaitu Paket A bidang agama dan sosial, Paket B bidang sains, dan Paket C (campuran) bidang agama, sosial, dan sains.

“Ketentuannya setiap pendaftar hanya dapat memilih satu paket untuk dua prodi, misalnya bagi yang memilih Paket C, ia harus memilih satu prodi di Paket A dan satu prodi di Paket B,” katanya.

Feni juga menjelaskan, Paket A dapat dipilih oleh seluruh siswa dari semua asal sekolah. Sedangkan Paket B dan C hanya dapat diilih oleh lulusan yang berasal dari SMA/MA/pesantren jurusan IPA, SMK Teknik, SMK Pertanian, SMK Farmasi, SMK Keperawatan, dan SMK Analis (bidang sains).

Pendaftaran jalur SPMB Mandiri akan dibuka secara online mulai 2 April-24 Mei 2018. Sedangkan tes masuk digelar pada 2-3 Juni 2018 dalam bentuk ujian tulis. (ns)