Rapat persiapan SPMB Mandiri UIN Jakarta tahun 2017, Rabu (05/04), bertempat di Ruang Sidang Utama, Gedung Rektorat lantai 2.

RSU, BERITA UIN Online—  Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri UIN Jakarta tahun akademik 2017/2018 akan dibuka mulai tanggal 10 April sampai 2 Juni 2017. Oleh karenanya, UIN Jakarta melakukan berbagai persiapan guna meningkatkan layanan bagi para calon mahasiswa, serta meminimalisisir kekurangan dan kesalahan yang terjadi di tahun-tahunsebelumnya.

Demikian disampaikan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAK) Drs H Zaenal Arifin MPdI, saat membuka rapat persiapan SPMB Mandiri UIN Jakarta tahun 2017, Rabu (05/04), bertempat di Ruang Sidang Utama, Gedung Rektorat lantai 2.

Hadir sekaligus memberikan arahan, Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof Dr Murodi MA, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK) Dr H Rudi Subiyantoro MPd, para utusan bank mitra UIN Jakarta, para Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, serta pihak-pihak yang terkait dengan kelancaran proses penerimaan mahasiswa baru.

Mengawali sambutannya, rektor mengucapkan terima kasih kepada bank mitra UIN Jakarta yang selama ini telah membantu mensukseskan penerimaan mahasiswa baru UIN Jakarta.

“Semoga, penerimaan mahasiswa tahun ini berjalan lancar dan mampu mengakomodir para pendaftar serta meminimalisir kesalahan, dengan melakukan persiapan lebih matang,” ujar rektor.

Ditambahkannya, bahwa potensi pendaftar ke UIN Jakarta tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Data bagian akademik mencatat, bahwa mayoritas pendaftar berasal dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan. Baru selanjutnya berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Sedikitnya, mahasiswa yang mendaftar di UIN Jakarta berasal dari 20 provinsi dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, kepada bank mitra UIN Jakarta mohon untuk dilakukan koordinasi dengan Kantor Cabang Pembantu (KCP) yang ada di pelosok Indonesia, minimal mengerti tentang jalur dan teknis penerimaan mahasiswa baru di UIN Jakarta,” tandas Guru Besar Metodologi Pendidikan tersebut.

Masih kata rektor, sampai detik ini jumlah pendaftar ke UIN Jakarta melalui jalur SPAN PTKIN dan SNMPTN telah mencapai angka 51 ribu pendaftar. Hal ini membuktikan, bahwa UIN Jakarta semakin diminati dan mendapat tempat di hati masyarakat.

“Semakin baik layanan kita kepada para pendaftar, maka secara langsung akan mengangkat dan mengharumkan citra lembaga dan mitra di mata masyarakat. Oleh karena itu, lakukan koordinasi antara UIN Jakarta dan mitra guna memberikan layanan yang memuaskan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Di tempat sama, Zaenal Arifin mengatakan, rapat persiapan ini sengaja dilakukan dalam rangka mematangkan segala hal. “Dengan lebih mematangkan persiapan, diharapkan mampu meminimalisir kesalahan teknis serta miscommunication, baik internal panitia maupun dengan mitra,”tandasnya kepada BERITA UIN.

Sebagai informasi, bahwa pada jalur SPMB Mandiri tahun ini, UIN Jakarta merangkul tiga bank mitra, diantaranya Bank Negara Indonesia (BNI), Mandiri, dan Bank Tabungan Negara (BTN). Dengan demikian, para calon mahasiswa dapat mendaftarkan diri secara online atau mendatangi bank-bank mitra UIN Jakarta yang tersebut di atas.(lrf)

 

Share This